CakapCakap – Cakap People! Cara bedakan siomay ikan tenggiri dan ikan sapu-sapu jadi hal penting yang perlu dipahami di tengah ramainya perbincangan di media sosial. Isu ini mencuat setelah muncul kabar bahwa ikan sapu-sapu yang dikenal hidup di perairan kotor diolah menjadi siomay dan dijual ke masyarakat.
Kabar tersebut bermula dari populasi ikan sapu-sapu yang disebut meningkat di aliran Sungai Ciliwung. Sejumlah orang terlihat menangkap ikan ini untuk diambil dagingnya dan diolah menjadi berbagai makanan, termasuk siomay.
Tak heran, banyak orang merasa khawatir. Pasalnya, habitat ikan sapu-sapu identik dengan lingkungan perairan yang tercemar. Kekhawatiran ini pun bukan tanpa alasan.

Chef Stefu Santoso mengingatkan bahwa asal-usul ikan sapu-sapu harus benar-benar diketahui sebelum dikonsumsi. Jika berasal dari perairan yang kotor, sebaiknya dihindari.
“Karena jenis ikan ini pemakan lumut dan kotoran yang ada di lingkungan perairan. Terbiasa terdapat di sungai jadi biasanya tidak disarankan untuk dikonsumsi,” ujar Stefu.
Lantas, bagaimana membedakan siomay berbahan ikan tenggiri dengan ikan sapu-sapu?
Perbedaan siomay ikan sapu-sapu dan tenggiri
Memahami cara membedakan siomay ikan tenggiri dan ikan sapu-sapu bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa ciri berikut:
1. Warna
Perbedaan paling mudah terlihat dari warna. Daging ikan sapu-sapu cenderung kusam, sehingga siomay yang dihasilkan tampak lebih gelap atau keabu-abuan.
Sebaliknya, ikan tenggiri memiliki daging putih bersih dan tebal. Siomay dari ikan ini biasanya berwarna cerah dan tampak lebih segar.
2. Aroma
Aroma juga jadi penanda penting. Siomay dari ikan sapu-sapu umumnya memiliki bau amis yang cukup tajam. Sementara itu, siomay berbahan ikan tenggiri cenderung beraroma gurih dan tidak menyengat.
3. Tekstur dan rasa
Dari segi tekstur, siomay ikan sapu-sapu terasa lebih alot dan sulit dikunyah. Rasa gurihnya pun cenderung tidak alami, bahkan bisa meninggalkan aftertaste pahit atau tidak nyaman di lidah.
Berbeda dengan siomay tenggiri yang teksturnya kenyal, lembut, dan mudah dikunyah. Rasanya pun gurih alami.
4. Harga
Selain ciri fisik, harga juga bisa jadi indikator. Siomay ikan tenggiri umumnya dijual mulai Rp5 ribu per buah atau lebih. Jika harganya terlalu murah, ada baiknya kamu lebih waspada.
Memahami cara bedakan siomay ikan tenggiri dan ikan sapu-sapu bukan sekadar soal rasa, tetapi juga menyangkut keamanan pangan. Pastikan kamu memilih siomay dari penjual terpercaya agar tetap aman dan nyaman saat mengonsumsinya.
