CakapCakap, Jakarta – Trik decluttering ala KonMari ini bisa kamu coba untuk membuat rumah menjadi rapi. Gimana caranya? Pernah tidak, kamu merasa pusing dan stres setiap kali pulang ke rumah lalu melihat barang-barang berserakan di mana-mana? Baju yang menumpuk di kasur, meja kerja yang penuh kertas tak terpakai, hingga laci yang isinya campur aduk. Bukannya jadi tempat istirahat yang tenang, rumah malah terasa penuh dan menyesakkan pikiran.
Tenang saja, kamu tidak sendirian kok. Banyak dari kita yang terjebak dalam kebiasaan menimbun barang karena merasa “siapa tahu suatu saat nanti butuh”. Padahal, tumpukan barang yang tidak terpakai ini adalah salah satu pemicu utama kelelahan mental di rumah. Untungnya, ada satu metode berbenah dunia yang sangat populer dan ampuh mengubah hidup banyak orang, yaitu trik decluttering ala Marie Kondo.

Dikenal dengan metode KonMari, trik ini bukan sekadar tentang membuang barang, melainkan tentang bagaimana kita menyortir hal-hal yang benar-benar membawa kebahagiaan di hidup kita. Yuk, kita bedah langkah mudahnya berikut ini agar rumah kamu kembali lega dan nyaman tanpa perlu pusing lagi!
Apa Itu Trik Decluttering KonMari?
Secara garis besar, trik decluttering dengan metode KonMari adalah proses menyortir barang berdasarkan kategori, bukan berdasarkan lokasi atau ruangan. Jadi, alih-alih membereskan kamar tidur hari ini dan dapur besok, kamu mengumpulkan seluruh barang dari kategori yang sama di satu tempat untuk diseleksi.
Prinsip utama yang membuat trik ini sangat humanis adalah pertanyaan legendaris: “Does it spark joy?” alias apakah barang ini memicu kebahagiaan saat kamu menyentuhnya? Jika iya, simpan. Jika tidak, ucapkan terima kasih kepada barang tersebut atas jasanya selama ini, lalu donasikan atau buang dengan ikhlas.
Dengan cara ini, kamu tidak akan merasa bersalah saat harus berpisah dengan barang-barang lama. Lemari dan ruangan kamu pun hanya akan diisi oleh barang-barang yang benar-benar kamu cintai dan butuhkan saja.

3 Urutan Berbenah ala KonMari untuk Pemula
Marie Kondo menyarankan agar kita tidak berbenah secara acak. Mulailah dari barang yang ikatan emosionalnya paling rendah menuju yang paling tinggi agar proses mengambil keputusan jadi lebih mudah:0990
1. Mulai dari Pakaian (Kategori Termudah): Kumpulkan semua baju, celana, dan jaket kamu dari seluruh penjuru rumah ke atas kasur. Pilih satu per satu. Untuk baju yang jarang dipakai, kamu bisa menggunakan trik gantungan terbalik yang pernah kita bahas guna menyortir mana yang layak disimpan.
2. Lanjutkan ke Buku dan Dokumen Kertas: Banyak dari kita menimbun majalah lama, brosur, atau tumpukan struk belanja yang sudah tidak berlaku. Ambil waktu untuk memisahkan dokumen penting (seperti kartu garansi atau berkas negara) dan daur ulang kertas yang sudah tidak ada gunanya.
3. Bereskan Barang Komono (Pernak-pernik): Ini mencakup peralatan dapur, kabel-kabel elektronik, kosmetik, hingga koleksi mainan. Simpan pernak-pernik kecil ini di dalam wadah kotak transparan agar posisinya mudah terlihat dan tidak gampang terselip lagi.
Baca Juga: Cuma 15 Menit! Rahasia Jalan Kaki Pagi yang Bikin Mood Seharian Auto Happy
Metode Lipat Vertikal untuk Menghemat Ruang dalam Trik Decluttering
Salah satu kontribusi terbesar dari metode KonMari adalah cara melipat baju yang unik. Alih-alih menumpuk baju secara horizontal ke bawah (yang bikin baju di tumpukan bawah sering kelupaan atau berantakan saat diambil), lipatlah baju kamu hingga bisa “berdiri” secara vertikal.
Susun baju-baju tegak ini berjejer ke belakang di dalam laci seperti barisan buku di perpustakaan. Hasilnya? Kamu bisa melihat seluruh koleksi baju kamu dalam sekali buka laci tanpa merusak susunan baju lainnya. Trik sederhana ini terbukti bisa menghemat ruang lemari hingga 50 persen!
Menata ruang rumah agar lebih lega terbukti bisa menurunkan tingkat kortisol (hormon stres) di dalam tubuh secara signifikan. Sembari merapikan area personal kamu, kamu juga bisa membaca artikel pilar kami mengenai 10 life hacks harian untuk menemukan berbagai trik praktis lainnya yang siap mempermudah rutinitas kamu sehari-hari.
💡 Kesimpulan
Pada akhirnya, berbenah rumah bukan sekadar memindahkan barang dari satu sudut ke sudut lainnya, melainkan sebuah proses terapi mental untuk menjernihkan pikiran. Dengan mengurangi jumlah barang di sekitar kita, kita memberikan ruang bagi energi positif dan kenyamanan baru untuk masuk ke dalam rumah. Mari mulai dari satu kategori kecil hari ini!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Bagaimana menghadapi barang pemberian orang lain yang tidak memicu kebahagiaan?
A: Ingat bahwa esensi utama dari sebuah hadiah adalah momen ketika kamu menerimanya dengan gembira. Jika fungsinya sudah selesai, ucapkan terima kasih dalam hati atas niat baik si pemberi, lalu donasikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan.
Q: Berapa lama waktu yang ideal untuk menyelesaikan proses decluttering?
A: Tidak perlu buru-buru dalam satu hari. Kamu bisa mencicilnya per kategori (misal: pakaian saja) selama 1-2 jam di akhir pekan agar tidak merasa kelelahan fisik maupun mental.
📚 Sumber Referensi Resmi & Otoritas Data
Disclaimer Redaksi: Artikel ini disajikan murni sebagai informasi umum, edukasi tata kelola rumah tangga, dan hiburan. Efektivitas serta hasil penataan ruang dapat bervariasi tergantung pada luas ruangan, kuantitas barang, serta komitmen personal masing-masing individu.
Disclaimer Hak Cipta Foto: Seluruh gambar penunjang dalam artikel ini digunakan murni untuk keperluan estetika editorial dan panduan visual pembaca tanpa tujuan komersial sepihak. Hak cipta sepenuhnya milik fotografer asli pada platform penyedia lisensi resmi.
