in

WHO: Risiko Penularan Hantavirus Antar Manusia Rendah, Bukan Potensi Pandemi

“Ini bukan awal dari epidemi. Ini bukan awal dari pandemi,” kata Maria Van Kerkhove

CakapCakap, Makassar – Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan risiko kasus Hantavirus yang terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius terhadap kesehatan masyarakat global tergolong rendah.

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers pada Kamis, 7 Mei 2026, menyusul konfirmasi 5 orang terinfeksi Hantavirus dan 3 korban meninggal. “Meskipun ini adalah insiden virus, WHO menilai risikonya terhadap kesehatan masyarakat rendah. Ini bukan awal dari epidemi. Ini bukan awal dari pandemi,” kata Maria Van Kerkhove, direktur Departemen Manajemen Epidemi dan Pandemi WHO, seperti dikutip dari USA Today.

Artikel ini untuk informasi kesehatan. Untuk diagnosis dan penanganan gejala, hubungi dokter dan Dinas Kesehatan setempat.

WHO: Risiko Penularan Hantavirus Antar Manusia Rendah, Bukan Potensi Pandemi
Ilustrasi. WHO gelar konferensi pers terkait kasus Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius, Kamis, 7 Mei 2026. [Ilustrasi: CakapCakap]

WHO meyakinkan bahwa situasi hantavirus beda dengan Covid-19. Van Kerkhove menjelaskan cara penyebaran kedua penyakit ini berbeda.

“Saya ingin menegaskan di sini: ini bukan SARS-CoV-2. Ini bukan awal dari pandemi COVID. Ini adalah wabah yang kita lihat di kapal (dan) ada area terbatas… Tetapi ini bukan situasi yang sama seperti enam tahun lalu,” katanya.

Sementara itu, Thomas G. Ksiazek, ahli virologi, mengingatkan virus bukan hal baru di dunia. Dia menambahkan jika virus ini akan jadi epidemi, hal itu sudah terjadi sejak lama.

Kemudian potensi pandemi bukan soal angka kematian melainkan kemampuan penularannya.

Hantavirus menurut para ahli tidak menunjukkan penularan yang efisien. Virus Andes, satu-satunya strain hantavirus yang dapat menular antarmanusia, terbukti penularannya tetap jarang dan terbatas pada orang-orang dengan kontak terdekat.

“Influenza dan SARS-CoV-2 sangat baik dalam hal ini. Untuk hantavirus, hambatannya adalah penularan antarmanusia yang efisien,” jelas Vincent Racaniello, Profesor Higgins bidang Mikrobiologi dan Imunologi di Universitas Columbia, mengutip dari Newsweek.

Apakah hanta virus bisa jadi pandemi? Hantavirus tidak mudah menyebar dan tidak menyebar sebelum menunjukkan gejala.

Virus berinkubasi selama beberapa hari atau minggu (hingga 8 minggu dalam beberapa kasus) sebelum gejala muncul.

Kasus Hantavirus pertama kali dilaporkan setelah kapal berlabuh. WHO menyebut penularan virus ini umumnya terjadi dari hewan pengerat ke manusia, bukan antar manusia.

Ilmuwan Ungkap Alasan Ilmiah Rumah Tua Terasa Angker, Bukan Ada 'Penunggunya'

Ilmuwan Ungkap Alasan Ilmiah Rumah Tua Terasa Angker, Bukan Ada ‘Penunggunya’

Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026, Simak Jadwalnya!

Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026, Simak Jadwalnya!