in ,

Bisakah Pilates Benar-Benar Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya

Apakah pilates benar-benar efektif untuk menurunkan berat badan?

CakapCakapCakap People! Pilates selama ini dikenal sebagai olahraga ringan karena gerakannya lambat dan minim benturan. Namun, apakah pilates benar-benar efektif untuk menurunkan berat badan?

Pilates lebih sering dikaitkan dengan pembentukan otot, perbaikan postur, dan peningkatan fleksibilitas, bukan penurunan berat badan secara langsung.

Meski begitu, sejumlah penelitian dan pengalaman praktisi menunjukkan bahwa pilates tetap bisa menjadi bagian penting dalam proses penurunan berat badan, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat dan dikombinasikan dengan gaya hidup sehat.

Bisakah Pilates Benar-Benar Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya
Ilustrasi

Mengutip Women’s Health, penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Physiology menemukan bahwa pilates mampu mengurangi berat badan dan persentase lemak tubuh pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

Pilates memang bukan jenis olahraga yang membakar kalori dalam jumlah besar seperti lari atau HIIT. Namun, efeknya bekerja secara bertahap melalui beberapa mekanisme dalam tubuh.

Berikut beberapa manfaat pilates:

1. Membantu mengurangi lemak tubuh dan indeks massa tubuh (BMI)

Melansir Health, latihan yang dilakukan secara rutin dapat mendukung penurunan berat badan, terutama jika dibarengi pola makan seimbang. Meski hasilnya tidak instan, perubahan cenderung lebih stabil.

2. Meningkatkan basal metabolic rate (BMR)

BMR adalah jumlah kalori yang dibakar tubuh saat istirahat. Artinya, tubuh menjadi lebih efisien dalam membakar energi, bahkan ketika tidak sedang berolahraga.

3. Memperbaiki komposisi tubuh

Perubahan tidak hanya terlihat dari angka di timbangan, tetapi juga proporsi antara lemak dan otot. Lemak tubuh bisa berkurang tanpa harus kehilangan massa otot, yang justru penting untuk menjaga metabolisme.

Salah satu alasan pilates sering dianggap kurang efektif untuk diet adalah karena kalorinya tidak sebesar olahraga kardio. Namun, fokus utama pilates memang bukan pada pembakaran kalori, melainkan membangun kekuatan otot dan kontrol tubuh.

Otot yang lebih kuat dan lebih banyak akan membantu tubuh membakar kalori lebih efisien dalam jangka panjang. Inilah yang membuat pilates lebih cocok untuk penurunan berat badan yang berkelanjutan, bukan instan.

Selain itu, pilates memiliki efek serupa dengan latihan kekuatan (strength training), yang dikenal efektif dalam mengurangi lemak tubuh sekaligus meningkatkan kesehatan jantung.

Salah satu keunggulan pilates adalah kombinasi antara gerakan dan pernapasan. Latihan ini melatih kesadaran tubuh (body awareness) dan membantu mengurangi stres.

Hal ini penting karena stres sering menjadi pemicu emotional eating atau makan berlebihan. Dengan pikiran yang lebih tenang dan fokus, seseorang cenderung lebih mampu mengontrol pola makan dan kebiasaan sehari-hari.

Tak hanya itu, pilates juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Tidur yang cukup berperan besar dalam menjaga keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang.

Pilates termasuk olahraga yang fleksibel dan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga yang sudah aktif berolahraga. Gerakannya bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan, bahkan dapat dilakukan di rumah tanpa alat khusus.

Bagi orang yang memiliki masalah sendi, cedera, atau baru mulai berolahraga, pilates menjadi pilihan yang relatif aman karena minim risiko benturan. Selain itu, latihan ini membantu memperkuat seluruh tubuh sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan.

Meski bermanfaat, pilates sebaiknya tidak menjadi satu-satunya strategi jika targetnya adalah menurunkan berat badan. Beberapa hal yang perlu dikombinasikan antara lain:

 

SUMBER ARTIKEL

Kapan Waktu Terbaik Memesan Kamar Hotel? Simak Strategi Hemat Ini

Kapan Waktu Terbaik Memesan Kamar Hotel? Simak Strategi Hemat Ini