in ,

Wanita Menstruasi Dilarang Donor Darah, Benarkah? Inilah Penjelasannya

Boleh atau tidaknya wanita menstruasi mendonorkan darahnya itu tergantung kadar hemoglobin.

CakapCakap – Wanita yang sedang menstruasi dilarang untuk mendonorkan darahnya. Benarkah? Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak penjelasan Dokter Idah Wido Sari N dari Unit Transfusi Darah, Palang Merah Indonesia (PMI) yang dilansir dari laman Bisnis, Selasa 25 Juni 2019. 

Dokter Idah menjelaskan bahwa sebenarnya tak ada larangan bagi seorang wanita yang sedang menstruasi untuk mendonorkan darahnya.

Ilustrasi. (Foto: Pinterest)

“Sebenarnya itu tergantung kadar hemoglobin yang ada di dalam darah kita juga, ya. Kalau menurut permenkes, aturannya boleh, asal HB (hemoglobin)-nya bagus,” buka Idah Wido Sari N.

Namun, petugas kesehatan menurutnya perlu memperhatikan kondisi calon pendonor sebelum transfusi darah mengingat wanita yang sedang menstruasi sebenarnya sangat memerlukan darah segar.

“Tapi kita melihat kondisinya juga, kan orang kalau haid apalagi hari ketiga, hari keempat kan lagi banyak-banyaknya tuh. Walaupun HB bagus, kita ambil 350 cc misalnya, setelah itu dia malah butuh transfusi,” sambungnya.

Lebih lanjut dokter Idah mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan penelitian lebih mendalam terkait hal ini. Untuk itu pihaknya selalu menganjurkan wanita menstruasi untuk tidak mendonorkan darahnya.

“Kita juga sudah melakukan penelitian juga sebenarnya, makanya dari situ kalau menstruasi kita hindari juga. Apalagi donor pertama,” tegasnya.

Ilustrasi. (Foto: Pinterest)

Bagi wanita yang sebelumnya sudah pernah melakukan percobaan mendonorkan darah meski dalam kondisi menstruasi, menurutnya hal tersebut sah-sah saja dilakukan setelahnya.

“Kalau dia donor ketiga keempat waktu itu sudah pernah menstruasi (menjalani transfusi darah), nggak ada apa-apa, nggak ada masalah, ya boleh aja. Tapi secara kualitas tetap kurang bagus,” tutupnya.

Syarat untuk menjadi pendonor darah sangat mudah, yaitu sehat secara fisik, berusia minimal 17 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, pemeriksaan kesehatan dinyatakan normal dan seminggu sebelum transfusi darah pendonor diharapkan terbebas dari obat-obatan seperti antibiotik dan infeksi lainnya.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Inilah Alasan Aktor Reza Rahadian Tak Memiliki Akun Media Sosial

Eits, Ternyata Beras Tak Bisa Bantu Keringkan Ponsel Basah loh!