in

Pengen Jadi Creative Writer Kayak Di Tim Pixar? Cobain Tips Ini

Siapa, sih, di dunia ini yang nggak tahu Pixar? Studio asal Amerika Serikat ini sudah melahirkan banyak karya  animasi yang keren di kancah perfilman internasional, seperti Finding Nemo, Wall-e, Toy Story dan masih banyak lagi. Nah, berkaitan soal ini, salah satu orang terpenting dalam Pixar, Benhard Haux membagikan beberapa tips bagaimana caranya agar kamu bisa menjadi penulis yang kreatif di Pixar. Apa saja, ya, kira-kira tips tersebut? Langsung intip aja, yuk, agar kamu bisa membuat cerita yang keren a-la Pixar.

1. Kesabaran dan Kegigihan

squarespace.com

Bernhard bercerita tentang seorang teman yang setiap hari pekerjaannya hanyalah menggambar. Lebih dari tiga tahun, temannya menekuni kesukaannya. Namun, ketekunan dari temannya selama tiga tahun ini tak sia-sia. Hasil yang diperoleh setelah tiga tahun berbuah sangat manis. Dia juga bercerita mengenai Looney Toons, animator legendaris Chuck Jones. Chuck menggambar lebih dari 100.000 gambar sebelum akhirnya ia memiliki gambar yang epik dan mengesankan.

Pesan dari cerita ini adalah, kamu nggak akan bisa memiliki hasil yang bagus secara instan. Namun, ketika kamu gigih, hasil yang maksimal nggak pernah akan membohongimu.

2. “Pembaca Tertarik” dan “Penulis Suka” Itu adalah Dua Hal yang Berbeda

foodsafety.net.au

Yang kedua, apa yang membuat pembaca itu menarik dan penulis sukai adalah dua hal yang berbeda. Belum tentu apa yang menarik di hadapan penulis akan menarik di hadapan pembaca. Begitupun sebaliknya. Karena itu, kamu harus memperhatikan apa saja yang membuat pembaca tertarik dengan karyamu melalui sebuah riset. Jangan pernah paksakan kesukaanmu masuk dalam cerita. Karena cerita tersebut hanya akan unik ketika di baca olehmu.

Bernhard nggak akan mengambil gagasan bahwa tulisan yang ia buat adalah yang terbaik. Melainkan, ia akan berdiskusi dengan beberapa orang yang berbeda untuk mendapatkan pendapat yang bermacam-macam. Dengan ini, ia akan mendapatkan detail-detail cerita yang mungkin tak pernah ia pikirkan sebelumnya. Coba bayangkan kalau Bernhard melihat cerita hanya dari sisinya saja, pasti studio animasi Pixar nggak akan sebesar sekarang. Karena bagi Bernhard, pengalaman boleh sama, tapi detail dan interpretasi yang dilihat oleh masing-masing orang itu berbeda.

3. Rancang, Rundingkan, dan Pilih yang Terbaik

bestday.azureedge.net

Ketika seniman Pixar menciptakan karakter, itu bukanlah masalah satu seniman saja. Bukan hanya masalah seorang pembuat sketsa. Namun, yang mereka lakukan adalah duduk mengelilingi meja dan menggambar gagasan, memasukkannya ke meja diskusi dan membicarakannya dengan sesama teman kerja. Ribuan sketsa muncul dari proses ini, sampai mereka menemukan karakter yang pas dan terbaik.

Dari proses di atas, bisa diambil kesimpulan bahwa sebuah pengambilan keputusan untuk menampilkan sesuatu pada audiens nggak bisa dilakukan secara sembarangan. Dibutuhkan kerja keras untuk meraih sebuah kesuksesan. Nah, hal ini sama dengan pengunjungmu. Pembaca nggak suka sama karakter yang lembek dan terlalu suka mengalah atau pasrah. Pembaca akan suka dengan karakter berprinsip kuat dan fokus pada tujuannya.Dalam hal ini, untuk mendapatkan hal ini kamu harus baca ulang mapping karakter yang sudah dibuat dan lihat apakah karakter tersebut masih lembek atau sudah sekuat itu? Kalau masih lemah, segeralah ubah agar ceritamu semakin keren. Nah, hal itu juga sama untuk tulisanmu. Jika kamu ingin meraih kesuksesan serupa melalui karyamu, lakukanlah proses seperti di atas untuk menampilkan yang terbaik bagi pembacamu.

4. Fokus

blogspot.com

Di sini, kamu harus tahu benar apa yang kamu inginkan dari cerita. Beberapa studio Pixar, melakukan outsourcing pekerjaan animasi mereka di luar negeri. Akibatnya para animator sering nggak tahu film dan nggak begitu peduli sama proses akhirnya karena mereka hanya melakukan satu potong adegan yang kecil. Nah, di Pixar nih semua orang yang terlibat tahu apa tujuan mereka yaitu membuat film terbaik. Mereka bangga dengan misi tersebut. Setiap orang akan diinvestasikan dalam misi, dan semua orang akan benar-benar peduli dengan pekerjaan yang mereka.

Untuk menjadi penulis yang kreatif, kamu harus banget tahu apa tujuan dan misimu. Apakah hanya iseng menulis sebuah cerita? Ataukah kamu ingin karyamu dihargai oleh orang lain? Tentukan dan berikan yang terbaik!

5. Fokus Pada Inti Cerita

genmuda.com

Maksud dari langkah ini adalah kamu perlu menyederhanakan konflik yang menjadi tujuan akhir tokoh dengan mengkombinasikan peran karakter-karakter yang dimiliki demi mendapatkan tujuan tersebut, seperti yang terjadi dalam kisah “Finding Dory”. Buang bagian-bagian yang nggak penting. Sekalipun sayang, kalaupun itu bisa bikin ceritamu lebih keren, kenapa nggak? Apakah kamu pernah menonton film Brave? Dalam film tersebut, banyak adegan yang dihapus. Tapi, coba kamu lihat, deh, hasilnya. Bagus banget, kan? Bahkan Merida masuk dalam salah satu jejeran Princess Disney. Coba bayangkan kalau misalnya Pixar nggak menghapus beberapa bagian film tersebut. Film akan terasa lima kali lebih lama dan pastinya sangat membosankan dan nggak jelas arah ceritanya akan ke mana. Ambil saja inti cerita yang ingin kamu highlight agar mendapatkan akhir yang bombastis dan bermakna.

Sekarang sudah ngerti, kan, apa aja yang harus kamu terapkan kalau kamu pengen jadi penulis super kreatif kayak yang di studio Pixar? Ingat ya! Kuncinya adalah jangan pernah menyerah. Semua pencapaian dan perubahan membutuhkan proses yang panjang. Sekarang pekerjaanmu adalah menerapkan tips ini dan menulis cerita yang keren dan enak buat dibaca.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Strategi Keuangan Ini Wajib Kamu Jalankan Memasuki Usia 25 Tahun

Cara Melatih Otakmu Agar Menjadi Multitasker Handal