CakapCakap – Cakap People! Santan menjadi salah satu komponen masakan yang membuat makanan menjadi gurih. Dalam berbagai masakan khas daerah, santan biasanya menjadi bahan utama yang membuat sajian makin lezat.
Meski nikmat, tidak semua orang dapat mengonsumsi santan, misalnya orang dengan penyakit tertentu atau kondisi lainnya. Lantas, pengganti santan untuk makanan, pakai apa?

Sejatinya, dalam 240 gram santan mengandung 552 kalori dengan 93 persen kalori berasal dari lemak termasuk lemak jenuh. Meski tinggi kalori, santan juga menawarkan vitamin dan mineral seperti vitamin C, asam folat, zat besi, magnesium, potassium, tembaga, mangan dan selenium.
Rekomendasi pengganti santan untuk makanan
Untuk sebagian orang, mereka ingin komponen masakan yang rendah kalori tetapi tetap gurih dan bertekstur creamy seperti santan. Ada beberapa bahan yang bisa jadi pengganti santan untuk makanan.
Merangkum dari sejumlah sumber, berikut ini pengganti santan yang memberikan rasa gurih dan creamy:
1. Susu kedelai
Susu kedelai merupakan salah satu pengganti santan yang sangat popular, khususnya untuk yang menginginkan produk berbasis nabati.
Kandungan lemak pada susu kedelai lebih rendah dibandingkan santan. Namun tekstur creamy tetap diberikan oleh pengganti santan ini. Anda bisa menggantikan santan dengan susu kedelai dalam perbandingan 1:1.
Susu kedelai juga kaya akan protein dengan sekitar 7 gram protein per cangkir, jauh lebih tinggi dibandingkan santan. Pastikan memilih susu kedelai tanpa pemanis agar rasa masakan tidak berubah.
2. Susu beras
Susu beras bisa dibuat dari campuran air dan beras putih atau beras cokelat. Teksturnya pun menjadi lebih cair dibandingkan santan.
Meskipun tidak cocok untuk saus atau sup yang membutuhkan kekentalan tinggi, susu beras sangat baik jika disajikan dalam sajian oatmeal, smoothie, atau dessert ringan.
Keunggulan susu beras adalah sifatnya yang hypoallergenic, cocok bagi yang alergi susu sapi, kedelai atau kacang-kacangan.
3. Susu oat
Susu oat menjadi salah satu alternatif pengganti santan yang memiliki tekstur creamy dan rasanya cenderung netral. Susu ini sangat cocok digunakan untuk campuran kopi, baking, dan saus ringan yang tidak ingin didominasi oleh rasa susu.
Susu oat biasanya digunakan dengan perbandingan 1:1. Salah satu tipsnya, yakni dengan menambahkan sedikit perasan lemon sebelum digunakan jika membutuhkan tekstur lebih kental.
4. Susu evaporasi
Susu evaporasi merupakan susu sapi yang telah dipanaskan untuk mengurangi kandungan air hingga 60 persen. Teksturnya jadi lebih kental dan creamy.
Susu evaporasi bisa menjadi pengganti santan yang tepat untuk sup dan hidangan berkuah kental. Anda bisa menggunakan dengan perbandingan 1:1.
5. Greek yoghurt
Greek yoghurt bisa menjadi pengganti santan yang memberikan rasa creamy sekaligus sedikit rasa asam yang menyegarkan. Biasanya greek yoghurt digunakan untuk kari, marinasi, atau saus.
Anda bisa mengganti santan dengan Greek yoghurt dengan perbandingan 1:1. Jika teksturnya terlalu kental, Anda bisa menambahkan sedikit air atau susu untuk menyesuaikan kekentalan sesuai kebutuhan resep.
6. Sour cream
Sour cream juga bisa menjadi pengganti santan, khususnya untuk kari dan sup.
Sour cream memiliki rasa lebih manis dan khas dibandingkan greek yoghurt, serta kandungan lemaknya mirip dengan santan. Jadi, sour cream bisa memberikan rasa dan tekstur yang kaya pada masakan.
7. Tahu sutra
Tahu sutra ternyata bisa menjadi pengganti santan juga, lho. Bahan makanan ini dapat memberikan tekstur halus dan creamy yang pas untuk sup dan saus.
Cara penggunaannya, cukup dengan menghaluskan tahu sutra lalu mengganti santan dengan perbandingan 1:1. Selain lembut, tahu sutra juga bisa menambah asupan protein yang tidak dimiliki santan.
8. Susu kacang mete
Susu kacang mete adalah pengganti yang baik untuk beberapan hidangan bersantan. Kandungan lemak pada susu ini juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan susu berbahan dasar tumbuhan lainnya.
Susu kacang mete cocok untuk gaya hidup vegan. Konsistensi susu kacang mete hampir mendekati susu sapi.
Teksturnya lebih lembut dibandingkan susu kacang lainnya dan secara alami rendah kalori. Jika ingin tekstur yang lebih creamy, Anda bisa menggunakan krim mete di atas santan, tetapi hati-hati dengan perubahan konsistensinya.

