in ,

Percepat Pemulihan #GempaPalu, Bantuan Internasional Diterima

CakapCakap – Bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah sangat menyita perhatian masyarakat Indonesia dan dunia. Bahkan seperti yang sudah Cakap People dengar pastinnya, korban meninggal mencapai lebih dari 1000 jiwa, serta kerusakan parah di berbagai aspek kehidupan masyarakatnya. Sehingga banyak pihak secara mandiri mengajukan bantuannya untuk mempercepat pemulihan Palu.

Pemerintah melalui Menkopolhukam menyebutkan bahwa Indonesia membuka pintu lebar untuk pihak Internasional yang memiliki niatan baik untuk membantu pemulihan Palu dan sekitarnya pasca gempa. Bantuan Internasional ini ditegaskan kembali bukan karena Indonesia yang meminta, tetapi mereka yang menawarkan sebagai bentuk persahabatan antar bangsa.

Pendeklarasian bantuan Internasional ini tidak harus menunggu status bencana nasional, tetapi semuanya berbicara tentang kemanusiaan. Pemerintah mengatur prosedur bantuan internasional secara terstruktur melalui BNPB dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Bantuan logistik terus didistribusikan untuk korban gempa Palu via https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiZqqGam-jdAhUGcCsKHSWBAQwQjRx6BAgBEAU&url=https%3A%2F%2Fwww.pantau.com%2Fberita%2Fgempa-palu-donggala-indonesia-siap-terima-bantuan-internasional-&psig=AOvVaw3WZR3eng0Uh-FofWRGe7uf&ust=1538585164930415

Sampai Senin (1 Oktober 2018) kemarin, sedikitnya ada 10 negara yang sudah menyampaikan tawaran bantuan. Sebelumnya, beberapa negara sahabat melalui tokoh negaranya menyampaikan ucapan simpati kepada Indonesia yang sedang berduka, mulai dari Australia, China, Amerika Serikat, Singapura, hingga Uni Eropa. Beberapa negara juga sudah secara langsung menghubungi Pemerintah Indonesia, untuk mengalirkan bantuan serta menunjukkan komitmen dalam memberikan dukungan pemulihan.

Dalam jumpa pers yang dilakukan oleh BNPB di Jakarta kemarin, Indonesia menyambut bantuan berupa alat angkut untuk landasan pacu darurat, tenda pengungsi, perangkat pengolahan air bersih, rumah sakit lapangan, genset, dan tenaga medis. Dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (1/10), Sutopo mengatakan Indonesia menyambut bantuan berupa alat angkut untuk landasan pacu 2.000 meter, tenda pengungsl, perangkat pengolahan air bersih, rumah sakit lapangan, tenaga medis, dan genset.

Selain itu, ada juga bantuan yang diberikan berupa dana bantuan, misalkan seperti yang disampaikan oleh Pemerintah Tiongkok sebesar US$ 200 ribu, dan telah disampaikan melalui Palang Merah kepada PMI. Amerika Serikat juga memberikan bantuan berupa tenaga tanggap cepat bencana, untuk membantu relawan Indonesia memulihkan kondisi Palu dan Donggala dengan secepat mungkin. Pihak Uni Eropa juga bahkan akan memberikan dana bantuan sebesar 1,5 juta euro (Rp25 miliar) untuk segera dicairkan dan digunakan untuk pemulihan Palu.

Bantuan skala internasional berdatangan untuk Palu via https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjD29nEmujdAhUGgI8KHVOIC8wQjRx6BAgBEAU&url=https%3A%2F%2Fbisnis.tempo.co%2Fread%2F1131735%2Fgempa-palu-bkpm-koordinasikan-bantuan-luar-negeri-dari-sektor-swasta&psig=AOvVaw3WZR3eng0Uh-FofWRGe7uf&ust=1538585164930415

Dengan banyaknya bantuan dari luar negeri, serta bantuan dari dalam negeri yang terus berdatangan, kita harus yakin bahwa kota Palu, kabupaten Donggala, dan daerah sekitar yang mengalami dampak akibat gempa dan tsunami, dapat segera dipulihkan dengan cepat. Doa dan donasi dari Cakap People akan sangat bermanfaat bagi para korban bencana. [ED/YN]

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Tanggap #GempaPalu! 5 Negara Ini Pinjamkan Pesawat Hercules C-130

Inspiratif! Hidup Keluarga Difabel Ini Berubah Berkat Internet