CakapCakap – Cakap People! Kamu mungkin pernah mengalami jantung berdebar-debar atau berdetak tidak teratur setelah minum kopi, sehingga membuat perasaan tidak nyaman. Jika sudah mengalami seperti itu, bagaimana mengatasinya?
Beberapa dokter yang ahli di bidangnya membeberkan cara mengatasi jantung berdebar-debar setelah minum kopi.
Kafein dalam Kopi: Picu Palpitasi Jantung jika Dikonsumsi Berlebihan

Kafein bisa memicu palpitasi jantung, apa itu palpitasi? Merujuk UCF Health, palpitasi jantung mengacu pada sensasi abnormal pada detak jantung, yang ditandai dengan berdebar-debar, berdebar kencang, atau detak jantung cepat.
Kafein pada dasarnya jika dikonsumsi dalam batas aman, tidak berpotensi buruk terhadap kesehatan tubuh, termasuk pada jantung. Batas konsumsi kafein yang aman untuk orang dewasa menurut laporan Mayo Clinic adalah 400 mg per hari. Jumlah tersebut setara dengan empat cangkir kopi seduh.
British Heart Foundation pun menuturkan, konsumsi kafein yang setara 4-5 cangkir kopi per hari tidak menyebabkan aritmia jantung atau irama jantung abnormal pada orang sehat. Jika mengonsumsi lebih dari itu, kemungkinan bisa menyebabkan seseorang mengalami palpitasi.
Diketahui, kafein bertindak sebagai stimulan yang dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Bagi sebagian orang, terutama yang sensitif terhadap efeknya, asupan kafein yang berlebihan dapat memicu palpitasi jantung.
Mengurangi konsumsi kafein disarankan bagi mereka yang rentan terhadap palpitasi. Tujuannya untuk memastikan respons kardiovaskular yang lebih sehat.
Ternyata, bukan hanya kopi yang dapat menyebabkan palpitasi jantung. Minuman apa pun yang tinggi kafein juga dapat menyebabkannya. Minuman berenergi, misalnya, sering kali mengandung dosis kafein yang jauh lebih tinggi ditambah stimulan lain yang dapat memperparah efeknya.
Cara Mengatasi Jantung Berdebar setelah Minum Kopi
Sebelum minum kopi, ada baiknya Beauties perlu memastikan bahwa perut tidak dalam keadaan kosong. Mengapa demikian? Minum kopi saat perut kosong bisa memicu jantung berdetak lebih cepat bagi sebagian orang.
Kafein akan diserap dengan lebih cepat, sehingga efeknya semakin kuat dan menimbulkan perasaan jantung berdebar-debar.
Lantas, bagaimana cara menenangkan jantung yang berdebar kencang setelah minum kopi? Seorang dokter ahli jantung di MedStar Health bernama Aubrey Grant menyarankan untuk segera minum segelas air dingin.
“Meminum air dingin dapat menstimulasi saraf vagus, yang membantu menenangkan detak jantung. Efeknya tidak universal, tetapi untuk palpitasi ringan akibat kafein, air dingin dapat membantu mengatur ulang keseimbangan tubuh,” kata Dr. Grant pada Parade.
Lebih lanjut, merujuk laman yang sama, dokter ahli jantung, Marc A. Singer sepakat dengan Dr. Grant. Bahkan, ia menyarankan untuk membasuh wajah dengan air dingin.
“Mencelupkan wajah ke dalam air dingin juga dapat membantu,” ujar Dr. Singer. Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang memicu respons relaksasi. Dengan cara ini, cara kerjanya terhadap tubuh serupa dengan cara menelan air dingin yang merangsang saraf vagus.
Terakhir, Dr. Grant memberikan tips untuk melakukan slow deep breathing. Langkah tersebut juga dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis dan membantu memperlambat detak jantung.