CakapCakap – Cakap People! National Geographic telah merilis daftar destinasi wisata dunia terbaik untuk tahun 2026. Daftar ini dikurasi langsung oleh para editor, fotografer, dan jurnalis perjalanan mereka yang telah berpengalaman menjelajah berbagai belahan dunia.
Pilihan destinasi tahun ini menyoroti tempat-tempat di mana keindahan alam, warisan budaya, dan inovasi bertemu. Mulai dari lanskap Alpen yang megah di Eropa hingga destinasi tropis Karibia yang dikenal akan kekayaan alamnya.

Melansir The Hindustan Times, berikut adalah tujuh destinasi wisata dunia terbaik tahun 2026 yang tidak boleh dilewatkan.
1. Pegunungan Dolomit, Milan (Italia)
Pegunungan Dolomit dikenal sebagai kawasan Alpen legendaris dengan lanskap yang dramatis dan mudah dikenali. Tebing-tebing raksasa, punggungan bergerigi, dan puncak menjulang menjadi latar yang kontras dengan hamparan bunga alpine seperti snowbell ungu dan poppy kuning yang bermekaran saat matahari terbenam.
Keindahan alam inilah yang membuat Dolomit masuk dalam daftar destinasi wisata dunia terbaik tahun 2026 versi National Geographic. Daya tarik Dolomit kian kuat pada 2026 karena kawasan ini, khususnya Cortina d’Ampezzo, menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin pada Februari dan Maret.
2. Quebec, Kanada
Quebec memiliki salah satu kawasan lindung terbaru dan paling alami, yaitu Taman Nasional Nibiischi. Kawasan ini membentang lebih dari 4.000 mil persegi di wilayah Eeyou Istchee–James Bay dan menjadi taman nasional pertama di provinsi Quebec yang dikelola oleh masyarakat adat. Destinasi ini bisa dijangkau dari Montreal melalui penerbangan sekitar 90 menit menggunakan Air Creebec.
Sebagai destinasi terpencil, Nibiischi menawarkan pengalaman menginap yang menyatu dengan alam, mulai dari kabin tepi danau hingga chalet terapung. Wisatawan juga bisa menikmati pemandangan hutan boreal dari jalur pejalan kaki di tepi tebing dan jembatan gantung.
3. Pantai Laut Hitam, Turki
Pantai Laut Hitam di Turki menawarkan pengalaman wisata yang terbilang langka, yaitu menikmati pantai dan pegunungan dalam satu hari. Kawasan ini masuk jajaran destinasi wisata dunia terbaik 2026 menurut National Geographic berkat lanskapnya yang kontras, mulai dari pegunungan dramatis hingga teluk biru yang berkilau.
Kota-kota pesisir seperti Samsun dan Bartın dikenal dengan pantainya yang tenang, sementara kota tua Trabzon menyimpan jejak sejarah Yunani-Turki melalui bangunan dan situs arsitektur bersejarah. Selain alam dan sejarah, kawasan Laut Hitam juga memikat melalui budaya dan kulinernya.
4. Pulau Dominika, Karibia
Dominika dikenal sebagai rumah bagi sekitar 200 paus sperma yang hidup menetap sepanjang tahun. Pada 2026, pulau ini bersiap meluncurkan cagar paus sperma pertama di dunia, Dominica Sperm Whale Reserve. Kawasan konservasi ini akan melindungi hampir 800 kilometer persegi perairan di lepas pantai barat pulau, yang menjadi habitat alami mamalia laut tersebut.
Dominika juga menawarkan petualangan alam di daratan. Wilayah pegunungan yang masih alami dipenuhi hutan hujan lebat, mata air panas, serta air terjun yang mengalir deras. Menariknya, kawasan ini bisa dijelajahi melalui salah satu sistem kereta gantung terpanjang di dunia, memberikan pengalaman menikmati lanskap liar Dominika dari ketinggian dengan cara yang berbeda.
5. Rabat, Maroko
Rabat menawarkan suasana kota yang santai dengan perpaduan sejarah kekaisaran dan perkembangan modern. Kota ini mengajak wisatawan menjelajah gang-gang sempit Casbah of Oudaya yang berasal dari abad ke-12, lalu beralih ke boulevard lebar di kawasan Ville Nouvelle yang dibangun pada era Prancis.
Wajah Rabat kian menonjol dengan hadirnya sejumlah landmark baru. Situs Chellah yang baru direstorasi juga tidak kalah menarik,memperlihatkan kompleks pemakaman Islam abad ke-14 yang berdiri di atas reruntuhan Romawi. Bagi pencinta budaya, Rabat menawarkan kehidupan sastra yang diakui UNESCO dengan penetapan Rabat sebagai World Book Capital 2026.
6. Hull, Yorkshire (Inggris)
Hull merupakan kota pelabuhan di Inggris utara yang memiliki sejarah maritim panjang. Pada abad ke-19, kota ini pernah menjadi salah satu pelabuhan perburuan paus tersibuk di dunia, lalu berkembang sebagai pusat perikanan dan pelayaran hingga abad ke-20.
Memasuki tahun 2026, Hull bersiap menampilkan wajah barunya melalui proyek senilai 53 juta USD atau sekitar Rp888 miliar yang mengangkat 800 tahun warisan maritim kota ini. Transformasi tersebut menghadirkan berbagai atraksi baru, mulai dari Hull Maritime Museum yang telah direnovasi, pusat pengunjung dua lantai di North End Shipyard, hingga dua kapal museum permanen, Arctic Corsair dan kapal mercusuar Spurn.
7. Khiva, Uzbekistan
Khiva dikenal sebagai museum terbuka Jalur Sutra di Uzbekistan dan masuk daftar destinasi wisata dunia terbaik seiring rencana revitalisasi besar-besaran. Mulai 2026, akses ke Khiva akan semakin mudah berkat hadirnya kereta cepat yang memangkas waktu tempuh.
Selain itu, layanan kereta tidur mewah Samarkand Express serta hotel internasional bintang lima pertama di kota ini, Mercure Khiva, siap menyambut wisatawan. Di balik tembok kuno Itchan Kala yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO, wisatawan bisa menjelajahi madrasah bermozaik, masjid dengan tiang kayu khas, hingga istana-istana yang telah direstorasi.
