in ,

Lonjakan Besar Kasus Virus Corona Terjadi di Korea Selatan

Korea Selatan melaporkan ada enam orang yang meninggal dan terdapat total 556 kasus virus corona sejauh ini.

CakapCakapCakap People! Hingga Senin pagi, 24 Februari 2020, jumlah kematian akibat virus corona baru atau Covid-19 telah meningkat menjadi 2.465 di seluruh dunia. Ada lebih dari 79.930 kasus di seluruh dunia, dan 20 kematian terjadi di luar daratan China, mengutip CNN.

Diluar China, Korea Selatan dilaporkan mengalami lonjakan kasus virus corona. Daegu, yang terletak di bagian tenggara Korea Selatan — kota terbesar keempat di negara itu pada Sabtu, 22 Februari 2020 mencatat lebih dari seratus kasus baru dalam beberapa hari terakhir. 

Rumah Sakit Daenam yang terkena virus di Cheongdo telah memindahkan beberapa pasien ke fasilitas lain. [Foto: AFP]

Terbaru, seorang pasien pria yang didiagnosis dengan virus corona novel dan dirawat di Pusat Medis Universitas Dongguk di kota Gyeongju, Korea Selatan, meninggal pada hari Minggu, 23 Februari 2020, menurut halaman Twitter Menteri Kesehatan Korea Selatan.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa penyebab kematian pasien virus corona yang lahir pada tahun 1961 itu sedang diselidiki dan akan diumumkan kemudian.

Korea Selatan melaporkan ada enam orang yang meninggal dan terdapat total 556 kasus virus corona sejauh ini. Dari jumlah tersebut, 309 dari mereka terkait dengan kelompok agama Shincheonji di Daegu. 

Lebih dari 9.000 anggota Shincheonji dimasukkan ke dalam isolasi diri dan akan diuji, kata kementerian kesehatan Korea Selatan, mengutip CNN, Senin, 24 Februari 2020.

“Pemerintah akan menangani dengan tegas tindakan yang mengganggu upaya karantina, penimbunan barang medis secara ilegal dan tindakan yang memicu kegelisahan melalui demonstrasi besar-besaran,” Perdana Menteri, Chung Sye Kyun, memperingatkan dalam pidato yang disiarkan secara nasional, menambahkan bahwa situasinya “serius”, mengutip World of Buzz.

Seorang dokter memeriksa seorang pasien di Rumah Sakit Jinyintan, yang diperuntukkan bagi pasien virus corona kritis, di Wuhan, China pada hari Kamis, 13 Februari 2020. [Foto: Chinatopix via Associated Press]

Menurut BBC, banyak kasus baru-baru ini diduga terkait dengan rumah sakit dan kelompok agama yang terletak di dekat kota Daegu. Dilaporkan bahwa Daegu dan Cheongdo — kota yang dekat, telah dinyatakan sebagai “zona perawatan khusus” dan bahkan jalan-jalan di Daegu telah ditinggalkan secara besar-besaran.

Karena khawatir akan mengambil risiko penyebaran virus corona ke angkatan bersenjatanya, Korea Selatan juga telah membatasi personil militer untuk mengambil hari libur, pergi dari pangkalan semalaman atau bahkan menyapa para pengunjung di instalasi mereka.

Walikota Daegu, Kwon-Young-jin mengimbau warga setempat untuk tetap tinggal di dalam rumah. Ia menambahkan bahwa “tingkat krisis Daegu dan provinsi Gyeongsang Utara sangat buruk.”

Cakap People! Jika kamu merencanakan perjalanan ke Korea Selatan dalam waktu dekat ini, ada baiknya jika mempertimbangkan kondisi di Korea Selatan saat ini dan melakukan apa saja untuk mencegah virus corona menyebar lebih lanjut!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Belum Banyak Diketahui, Ini Dia Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Kulit!

Sejauh Ini, Wabah Virus Corona di Italia Adalah yang Terbesar di Luar Asia