in

Inspiratif, Komunitas Selebgram Gowa Ini Bantu Pembangunan Jalan

CakapCakap – Menjadi warga negara yang baik adalah tugas setiap orang di Indonesia, dan negara-negara lain di seluruh dunia. Tuhan dan alam semesta sudah memberikan akal budi, kekuatan, dan berbagai macam sumber daya untuk bisa dikelola dan dikembangkan sekreatif mungkin demi terwujudnya kesejahteraan bersama.

Hal ini yang juga banyak diadaptasi oleh anak muda zaman sekarang, yang terus berupaya menjadi milenial sibuk yang bisa berdampak positif bagi masyarakat. Apakah hal tersebut juga menjadi impian Cakap People? Atau kamu juga sedang menghadapi rutinitas positif tersebut?

Selebgram pelopor Komunitas Sosial
http://cdn2.tstatic.net/makassar/foto/bank/images/selebgram-makassar-syukri-c.jpg

Salah satu yang membanggakan dari tanah bugis adalah Syukri Algazali alias Cuke. Siapa yang mengenal Cuke? Cuke adalah Selebgram asal Makassar yang ternyata awal tahun 2018 lalu membentuk Komunitas Sosial di Kabupaten Gowa. Komunitas ini diberi nama Komunitas Sosial Tawa Semesta. Tidak hanya bekerja di bidang seni dan dunia selebritas, ternyata Cuke punya latar belakang yang mulia dibalik pembentukan komunitas tersebut.

Cuke membentuk Komunitas Sosial Tawa Semesta ini untuk membantu warga yang masih tertinggal dari segi ekonomi dan pembangunan, terutama di kawasan Kabupaten Gowa.

Komunitas Sosial Tawa Semesta berisi sekitar 48 anggota, yang tentunya adalah pekerja seni. Mereka adalah orang-orang yang aktif di media sosial, menjajakan hasil seni dan talenta mereka melalui instagram. Tapi seluruh pekerja sosial tersebut kini memiliki fokus lain, selain tentunya menjadi raja media sosial melalui konten yang dibuatnya. Mereka berfokus pada pembangunan dan penyaluran bantuan ke daerah terpencil dan terisolir.

Tak main-main, komunitas yang saat ini sudah berkembang menjadi Yayasan ini ternyata telah membangun jalan di Dusun Lurae, Desa Watangcani, Kecamatan Bontocani, Gowa.

Kondisi Jalanan di Gowa
http://cdn2.tstatic.net/makassar/foto/bank/images/jl-parangloe1.jpg

Alasan pembangunan jalan ini adalah keprihatinan mereka yang setiap hari harus melewati jalan setapak untuk beraktifitas, jauh dari kondisi di kawasan lain bahkan di kecamatan ataupun kabupaten ini. Akhirnya, komunitas ini merintis pembangunan jalan yang mencapai panjang beberapa kilometer.

Mereka terus menyasar program ini untuk kawasan dan kampung terisolir. Lalu bagaimana pendanaan pembangunan ini? Dana yang diperoleh untuk proses pembangunan ini adalah dari para donatur, anggota komunitas, dan juga para pengurus. Mereka terus meyakini, bahwa pasti akan terus ada jalan jika punya niatan untuk berbuat baik.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

One Ping

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Hebat! Anak Bangsa Menangkan Kejuaraan Karate di Italia

Demam Berdarah Mewabah, Sebaiknya 5 Tempat Wisata Ini Dihindari!