in

WHO Ingin Kita Tetap di Rumah dan Bermain Video Game Selama Pandemi COVID-19

Keterlibatan WHO dalam inisiatif ini sangat menarik, mengingat fakta bahwa pada tahun 2018, Organisasi Kesehatan Dunia ini pernah secara resmi mengkategorikan kecanduan video game sebagai gangguan mental (mental disorder).

CakapCakapCakap People! Masih ingatkah kamu bagaimana beberapa “pakar” pernah mengatakan bahwa video game adalah hiburan yang tidak berharga dan membuang-buang waktu? Ya, kita hidup di dunia yang berbeda sekarang karena tampaknya bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan persetujuan bagi kita untuk menghabiskan lebih banyak waktu bermain video game dalam upayanya untuk mencegah penyebaran coronavirus yang ditakuti (COVID-19) di seluruh dunia.

Foto: Elite Readers

Baru-baru ini, 18 perusahaan game termasuk Activision Blizzard, Amazon App Store, Riot Games, Twitch, YouTube Gaming, dan Zynga telah meluncurkan proyek baru yang mereka sebut sebagai #PlayApartT, mereka secara bersama-sama membawa harapan untuk mendorong orang-orang untuk berlatih menjaga jarak sosial (social distancing) sambil melawan kebosanan.

Ray Chambers, Duta Besar WHO untuk Strategi Global, baru-baru ini mengunggah sebuah tweet, dengan mengatakan:

“Kami berada pada momen penting dalam menentukan hasil pandemi ini. Perusahaan industri game memiliki pemirsa global — kami mendorong semua untuk #PlayApartTogether. Semakin jauh jarak fisik + tindakan lain akan membantu meratakan kurva + menyelamatkan nyawa,” melansir USA Today.

Foto: Elite Readers

Keterlibatan WHO dalam inisiatif ini sangat menarik, mengingat fakta bahwa pada tahun 2018, Organisasi Kesehatan Dunia ini pernah secara resmi mengkategorikan kecanduan video game sebagai gangguan mental (mental disorder), melansir Elite Readers.

Sementara itu, dalam sebuah posting blog  untuk perusahaan, Amanda Taggart dari Unity Technologies mengakui bahwa kita hidup dalam “waktu yang unik dan menantang”. Lebih kanjut ia mengatakan bahwa “alat paling penting yang kita miliki untuk membantu mengurangi angka kematian global dari COVID-19 adalah menjaga jarak secara fisik [physical distancing].”

Taggart juga mendorong semua orang untuk tinggal di rumah “demi kebaikan yang lebih besar dari teman-teman kita, keluarga kita, dan masyarakat global kita pada umumnya.”

Foto: Elite Readers

CEO Activision Blizzard Bobby Kotick juga menunjukkan:

“Game adalah platform yang sempurna karena mereka menghubungkan orang melalui lensa sukacita, tujuan, dan makna. Kami bangga dapat berpartisipasi dalam inisiatif yang berharga dan perlu ini. ”

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Semua Dianjurkan Pakai Masker Nonmedis, Begini Tips Memilih Masker Berbahan Kain yang Tepat

WeChat Tunjukkan Lonjakan Kata “Virus Corona, Sesak Napas, dan SARS” Sebelum Kasus Pertama COVID-19 di China