in ,

Malaysia Akan Pakai Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech; Berhenti Pakai Sinovac

Malaysia telah memvaksinasi penuh 12,3 persen, atau 4 juta, dari 32 juta penduduknya. Setidaknya 26,5 persen dari populasi negara itu telah menerima setidaknya satu dosis, kata para pejabat.

CakapCakapCakap People! Malaysia akan menghentikan pemberian vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh Sinovac di luar stok saat ini. Demikian kata Menteri Kesehatan Malaysia pada Kamis, 15 Juli 2021, mengutip pasokan dosis vaksin yang cukup dari Pfizer-BioNTech.

Menteri Kesehatan Dr Adham Baba mengatakan pada konferensi pers bahwa keputusan untuk menghentikan pemberian dosis Sinovac yang diproduksi China terutama disebabkan oleh pasokan vaksin, dan mengatakan bahwa negara bagian lain akan mengikuti jejak negara bagian timur Kelantan dan sebagian besar menawarkan vaksin Pfizer.

“Untuk Pfizer, kami telah memesan total sekitar 45 juta dosis sedangkan untuk Sinovac kami memesan hanya sekitar 16 juta dosis. Jadi dimulai di Kelantan dan segera negara bagian lain akan menyusul,” katanya, seperti dikutip The Straits Times.

“Sekitar setengah dari 16 juta sudah didistribusikan, jadi sisanya akan digunakan untuk menutupi dosis kedua. Bagi yang belum divaksinasi, mereka akan menerima vaksin Pfizer.”

Negara bagian lain akan mengikuti jejak Kelantan dan sebagian besar menawarkan vaksin Pfizer. FOTO: AFP

Direktur Jenderal Kesehatan Dr Noor Hisham Abdullah membenarkan langkah tersebut, dengan mengatakan Pfizer merupakan mayoritas portofolio Program Imunisasi Nasional Malaysia.

“Pada dasarnya karena kita memiliki suplai vaksin Pfizer yang cukup, lebih dari 44 juta dosis, maka sekarang vaksin utama yang akan digunakan adalah vaksin Pfizer,” ujarnya.

Malaysia telah memvaksinasi penuh 12,3 persen, atau 4 juta, dari 32 juta penduduknya. Setidaknya 26,5 persen dari populasi negara itu telah menerima setidaknya satu dosis, kata para pejabat.

Negara Asia Tenggara itu telah mendapatkan dosis vaksin Pfizer-BioNTech yang cukup untuk mencakup 70 persen populasi, dibandingkan dengan 16 juta dosis suntikan Sinovac.

Direktur Departemen Kesehatan Kelantan telah mengatakan sebelumnya pada hari Kamis bahwa mereka akan berhenti mengeluarkan vaksin COVID-19 Sinovac dan menggantinya dengan vaksin Pfizer-BioNTech di semua pusat vaksinasi negara bagian pada akhir Juli.

Direktur kesehatan Kelantan Dr Zaini Hussin mengatakan pasokan vaksin Sinovac akan dihentikan pada akhir bulan.

“Mulai Minggu (18 Juli), semua pusat vaksinasi di Kelantan hanya akan diberikan cukup vaksin Sinovac untuk dosis kedua,” katanya seperti dilansir harian Malaysia, Harian Metro, Kamis.

Dia menolak menjelaskan mengapa negara bagian akan berhenti menggunakan vaksin Sinovac tetapi mengatakan itu tidak melibatkan kurangnya pasokan vaksin ke Kelantan.

“Setelah ini, Kelantan hanya akan menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech,” katanya seperti dikutip.

Ilustrasi. [Foto: Reuters]

Dr Zaini dari Kelantan juga dilaporkan oleh kantor berita Bernama yang mengatakan bahwa jika pemerintah federal memasok negara bagian itu dengan Sinovac atau vaksin COVID-19 lainnya di masa depan, vaksin-vaksin tersebut akan tetap digunakan.

Pengumuman untuk berhenti menggunakan vaksin virus corona tidak aktif (inacitvated vaccines) Sinovac datang di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kemanjurannya terhadap varian baru dan lebih menular dari virus corona.

Tetangga Thailand minggu ini mengatakan akan menggunakan vaksin AstraZeneca sebagai dosis kedua bagi mereka yang sudah menerima suntikan Sinovac, sementara Indonesia sedang mempertimbangkan suntikan booster bagi mereka yang sudah menerima suntikan Sinovac dua dosis.

Selain Pfizer, vaksin lain yang disetujui di Malaysia di antaranya adalah vaksin AstraZeneca, CanSino Biologic China, dan vaksin Janssen dari Johnson & Johnson serta vaksin COVID-19 Sinopharm China..

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Opsi Masuk ke Singapura Via Jalur Ikatan Keluarga Tidak Lagi Tersedia Untuk Boyfriend/Girlfriend dari WN Singapura dan PR

5 Bahan Dapur Ini Ternyata Ampuh Membersihkan Perhiasan, Kaum Hawa Wajib Tahu