in ,

Duh, Pelajar 14 Tahun Ini Mencuri Detektor Gempa di Palu dan Menjualnya Lewat Facebook

Menurut polisi, detektor gempa itu bernilai Rp 700 juta, tetapi dijual dengan harga Rp480.000.

CakapCakapCakap People! Kepolisian di Palu, Sulawesi Tengah, telah menangkap seorang pelajar berusia 14 tahun, yang diidentifikasi dengan inisial AP, dan Sofyan, 43 tahun, karena mencuri detektor gempa milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Dua tersangka lainnya masih buron, mereka juga pelajar,” kata Kapolres Sigi, AKBP Wawan Sumantri kepada pers pada hari Senin, 29 Juli 2019. Menurut polisi, detektor gempa itu bernilai Rp 700 juta.

Bangunan rusak setelah gempa dahsyat di Palu, Sulawesi Tengah, tahun lalu. (Foto: Ruslan Sangaji / The Jakarta Post)

Polisi dapat melacak sindikat itu setelah mereka melihat sebuah unggahan di sebuah grup Facebook tempat para pencuri menjual detektor itu dengan harga yang sangat murah yaitu Rp480.000.

AP diduga mencuri peralatan itu dan Sofyan dilaporkan bertindak sebagai pagarnya. Mereka mengatakan kepada polisi bahwa mereka tidak tahu bahwa mesin itu adalah detektor gempa.

Detektor gempa yang dicuri itu adalah salah satu dari empat yang dipasang di daerah itu untuk memberikan informasi simultan tentang aktivitas gempa di Pulau Koro.

Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

Kepala BMKG Palu Cahyo Nugroho mengatakan jika salah satu detektor hilang informasi yang diperoleh tidak akan akurat. “Jika salah satu rusak, yang lain tidak bisa berfungsi,” katanya.

Detektor Pulau Koro dipasang di desa Pombewe, desa Baluase, desa Sadaunta, Labuan di Sigi dan di kota Palu.

THE JAKARTA POST

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Inilah Style Selebriti yang Mudah Ditiru, Coba yuk Biar Penampilan Lebih Fresh!

Deretan Zodiak dari Pendendam Hingga Pemaaf, Kamu yang Mana?