in ,

BMKG: Waspadai Kemungkinan Gempa Tektonik di Sulawesi Tengah

BMKG mencatat setidaknya tiga gempa bumi pekan lalu yang dipicu oleh patahan Matano.

CakapCakapCakap People! Pihak berwenang dan warga Palu, Sulawesi Tengah, telah diperingatkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Balaroa agar waspada terhadap kemungkinan gempa yang disebabkan oleh gangguan tektonik Matano yang melanda provinsi tersebut.

The Jakarta Post melaporkan, Senin, 2 Desember 2019, BMKG mencatat setidaknya tiga gempa bumi pekan lalu yang dipicu oleh patahan Matano. Yang pertama, gempa berkekuatan 4,9 yang terjadi pada 23 November 2019. Pusat gempa terletak 11 kilometer barat daya Bungku, ibu kota Kabupaten Morowali, dengan kedalaman 11 km.

Seorang anggota staf mengawasi pembaruan data di ruang operasional Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (The Jakarta Post / Seto Wardhana)

Yang kedua terjadi sehari kemudian, atau pada 24 November 2019, dengan besar kekuatan 3,8 dan pusat gempa yang dekat dengan gempa pertama. Gempa itu diikuti oleh gempa berkekuatan 3,9 di wilayah Bahodopi di Morowali dengan kedalaman 11 km.

Sementara patahan belum menyebabkan getaran yang sangat kuat, catatan sejarah menunjukkan bahwa hal itu pernah memicu gempa bumi berkekuatan 7 di masa lalu.

Ilustrasi retakan jalan. [Foto: Pixabay]

“Gempa kuat terakhir yang disebabkan oleh patahan terjadi pada tahun 1900-an. Sejak itu tidak aktif, tetapi kita harus berhati-hati karena siklus geologisnya, ”kata Henrik kepada The Jakarta Post, Senin, 2 Desember 2019.

Sayangnya, Henrik menambahkan, para peneliti menemukan beberapa catatan tentang gempa kuat seperti wilayah yang dihuni pada waktu itu. BMKG hanya memiliki catatan gempa kuat berkisar antara 5 dan 6 dalam besarnya antara 2011 dan Maret 2019 tahun ini.

“Gempa bumi seperti itu masih dianggap normal karena patahan Matano adalah patahan tektonik aktif,” kata Henrik.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Keren! DFSK Indonesia Ekspor Mobil Hingga 1.000 Unit ke Hong Kong Pada 2020

Terlalu Banyak Minum Teh Ternyata Bisa Ganggu Kesehatan, Ini yang Terjadi pada Tubuh