in ,

Dipaksa Bayar Bagasi Kabin Pesawat Rp308.000 oleh Maskapai Ryanair, Penumpang Gugat ke Pengadilan, Ini Hasilnya!

Hakim menilai tuduhan itu abusive, dan menambahkan bahwa “membatasi hak-hak yang diakui oleh penumpang oleh hukum”, dan menyatakannya tidak sah di Spanyol.

CakapCakapCakap People! Pengadilan Spanyol memutuskan bahwa kebijakan maskapai Ryanair mengenakan biaya kepada penumpang yang membawa tas jinjing di bagasi kabin adalah “abusive” dan tidak diperkenankan untuk memberlakukan peraturan itu di Spanyol.

Reuters melaporkan pada Kamis 21 November 2019, keputusan itu diambil berdasarkan keluhan penumpang atas kebijakan tersebut yang diberlakukan sejak tahun lalu, yang membebani sebagian besar orang di atas harga tiket mereka karena membawa lebih dari satu barang pribadi ke kabin.

“Putusan ini tidak akan mempengaruhi kebijakan bagasi Ryanair, baik di masa lalu atau di masa depan, karena ini adalah kasus yang terisolasi yang salah mengartikan kebebasan komersial kami untuk menentukan ukuran bagasi kabin kami,” kata Ryanair dalam sebuah pernyataan.

Ketika ditanya apakah mereka berencana untuk mengabaikan keputusan pengadilan Spanyol atau mengajukan banding ke Pengadilan Eropa, pihak maskapai penerbangan Ryanair menolak berkomentar.

Keputusan pengadilan itu terbit setelah penumpang yang melakukan perjalanan dari Madrid ke Brussels, mengajukan gugatan ke pengadilan setelah staf maskapai Ryanair memaksanya membayar sebesar 20 euro (USD 22) atau sekitar Rp 308.000 saat membawa koper 10 kilogramnya ke dalam kabin pesawat.

Pengadilan memerintahkan Ryanair untuk mengembalikan 20 euro plus bunga, tetapi pengadilan menolak permintaan penumpang tersebut untuk kompensasi sebesar 10 euro atas penderitaan yang dialaminya, demikian menurut dokumen pengadilan.

Hakim memutuskan bahwa tas jinjing, berdasarkan ukuran dan berat, dapat dengan mudah dibawa di dalam kabin, hal itu merujuk pada peraturan Spanyol yang memungkinkan penumpang untuk membawa tas jinjing di atas pesawat tanpa biaya tambahan.

Hakim menilai tuduhan itu abusive, dan menambahkan bahwa “membatasi hak-hak yang diakui oleh penumpang oleh hukum”, dan menyatakannya tidak sah di Spanyol.

Hakim menolak permintaan untuk kompensasi, namun, mengatakan bahwa memang tidak diragukan “penumpang mengalami kemarahan dan ketidakberdayaan karena harus membayar biaya tambahan yang tidak terduga pada saat naik” tetapi ketidaknyamanan tidak mencapai tingkat yang akan membenarkan kompensasi.

Pengadilan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusannya tidak dapat diajukan banding.

Bulan lalu Pengadilan Regional Italia Lazio memutuskan melawan Otoritas Persaingan Italia (AGCM) dan membatalkan denda yang dikenakan pada maskapai penerbangan berbiaya rendah Ryanair dan Wizz Air dari Hongaria untuk kebijakan tas kabin mereka.

Pada bulan Maret, AGCM Italia telah mendenda Ryanair sebesar € 13 juta dan Wizz Air € 1 juta karena telah ‘mencurangi’ penumpanh agar membayar biaya ekstra untuk penerbangan, tetapi keputusan ini kemudian dibatalkan oleh pengadilan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Jarang yang Tahu, Inilah 7 Manfaat Buah Zuriat Bagi Kesehatan

survivor series wwe eliminasi

5 Pertandingan 5 VS 5 Eliminasi Terkeren Di WWE Survivor Series