in

Serba-serbi Kerupuk, Teman yang Bikin Makanmu Makin Nikmat

Bicara tentang kuliner Indonesia memang nggak ada habisnya. Mulai dari makanan khas tiap daerah sampai beberapa lainnya yang terinspirasi dari luar negeri. Kebiasaan orang Indonesia saat menyantap makanan utama yaitu “ditemani” dengan makanan pendukung.

Nah, makanan pendukung ini nih yang biasanya buat santap Sobat Millennials Cakapcakap lebih lahap dan nikmat. Yup, kerupuk! Ternyata, ada beberapa jenis kerupuk favorit orang Indonesia dari ratusan jenis kerupuk yang ada. Beberapa dari kamu mungkin belum mengetahui nama aslinya nih.

Jadi, yuk sama-sama kita bahas beberapa jenis kerupuk favorit orang Indonesia yang paling sering dijadikan “teman” makan!

 Kerupuk putih atau kerupuk uyel

Jenis yang satu ini terbilang paling umum dan sudah banyak diketahui orang. Tapi apakah kamu sudah tahu nama aslinya? Ya, kerupuk uyel dengan bentuk keriting yang melegenda ini banyak dijumpai dari warteg hingga restoran. Biasanya sih, disimpan di dalam toples kaleng yang khas.

Cocok disantap bersama semua jenis hidangan, terutama yang berkuah seperti mie instan, bakso, soto, lontong sayur, dan lainnya.

Kerupuk bawang

Kerupuk bawang juga termasuk salah satu yang paling mudah ditemukan. Ada yang warnanya putih polos, ada juga yang sekeliling pinggirannya berwarna. Sudah tahu kan?

Nah, kalau kerupuk yang satu ini biasanya kamu temukan saat beli nasi uduk, bubur ayam, gado-gado ataupun lontong sayur. Bentuk kerupuk yang kecil dan pas untuk satu kali lahap ini memang jadi andalan untuk teman makan.

 Kerupuk udang

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia selanjutnya yaitu kerupuk udang. Bahan adonan kerupuk ini merupakan terbuat dari tepung tapioka, udang, dan beragam bumbu rempah lainnya. Udang yang biasa digunakan adalah jenis udang kecil yang ditumbuk hingga halus.

Kerupuk udang cocok untuk semua jenis makanan. Makan nasi dengan hanya “ditemani” dengan kerupuk udang ini juga sudah nikmat.

Fyi, kerupuk ini tidak hanya terkenal di Indonesia, tapi juga di luar negeri seperti di Jerman dan Belanda. Orang sana mengenal dengan sebutan krabbenchips atau prawn crackers. Nah, ternyata bukan cuma orang Indonesia ya yang gemar makan kerupuk.

Kerupuk kulit atau rambak atau jangek

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia yang satu ini sangat cocok untuk menjadi hidangan pendamping masakan Padang. Kerupuk kulit ini juga biasa dijadikan krecek makanan pendamping gudeg khas Jogja lho. Terbuat dari kulit sapi atau kulit kerbau olahan yang kemudian diberi bumbu rempah hingga melalui berbagai proses perebusan dan pengeringan. Sebelum menjadi kerupuk kulit yang gurih dan bisa dikonsumsi, harus menempuh proses yang lumayan panjang lho.

Emping

Nah, kalau jenis kerupuk favorit orang Indonesia yang satu ini berbahan dasar melinjo. Kamu pasti mengenalnya kan? Cara membuatnya sangat mudah, kamu hanya perlu menumbuk atau menggepengkan biji melinjo hingga pipih, kemudian barulah dijemur di bawah sinar matahari. Kalau sudah kering, goreng deh. Mudah bukan?

Emping bukan hanya bisa dibuat dari biji melinjo lho, di Yogyakarta biasanya para pengrajin emping menggunakan bulir jagung sebagai bahan utamanya.

Jika dimakan biasa tanpa campuran, rasanya akan sedikit pahit di lidah. Hal ini menjadi salah satu alasan dari beberapa orang mengapa ia tidak menyukai emping. Padahal, jika kita jadikan hidangan pendamping saat makan soto betawi pasti nikmat banget deh! Bukan hanya itu, kerupuk yang satu ini juga cocok banget untuk mendampingi kamu saat makan bubur ayam, gado-gado, nasi goreng dan ketoprak.

Itulah, beberapa jenis kerupuk favorit orang Indonesia. Semuanya gurih dan membuat makanmu menjadi lebih nikmat. Pokoknya makan tanpa kerupuk pasti rasanya akan ada yang kurang karena tidak kriuk. Jadi, Sobat Millennials Cakapcakap termasuk tim kerupuk yang mana nih? [ED/RM – Sumber Gambar: Internet – Istimewa]

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Akan Rilis September 2018 Mendatang, Ini Bocoran Nokia 9

Harus Beli Tiket Pesawat Sekarang Juga? Ini Tipsnya