in ,

Ribuan Unta di Australia Ditembak Mati Secara Massal, Ini Alasannya!

Pemusnahan unta tidak terkait langsung dengan krisis kebakaran.

CakapCakapCakap People! Ribuan unta di Australia Selatan akan ditembak mati dari helikopter akibat panas dan kekeringan yang ekstrem.

BBC melaporkan, pemusnahan yang berlangsung lima hari itu dimulai pada hari Rabu. Langkah itu ditempuh ketika komunitas Aborigin di wilayah tersebut melaporkan sekelompok besar unta merusak kota dan bangunan.

“Mereka [unta-unta] berkeliaran di jalanan mencari air. Kami khawatir tentang keselamatan anak-anak”, kata Marita Baker, Anggota Dewan Eksekutif APY, yang tinggal di komunitas Kanypi.

Unta. [Sumber gambar: Wikimedia Commons]

Beberapa kuda liar juga akan dimusnahkan. Kondisi panas dan kering telah menyebabkan kebakaran hutan besar di seluruh Australia dalam beberapa bulan terakhir, tetapi kekeringan negara itu telah berlangsung selama bertahun-tahun. 

Pemusnahan unta tidak terkait langsung dengan krisis kebakaran.

Pemusnahan ribuan unta itu akan dilakukan oleh penembak jitu dari Departemen Lingkungan dan Air Australia. 

Penembakan unta-unta tersebut  dilaksanakan di wilayah Australia Selatan. Tepatnya di daerah Anangu Pitjantjatjara Yankunytjatjara (APY) — wilayah yang jarang penduduknya di Australia Selatan yang merupakan rumah bagi sejumlah kelompok masyarakat adat.

Unta. [Sumber gambar: Klikdokter]

“Kami telah terjebak dalam kondisi yang panas dan tidak nyaman, merasa tidak enak badan, karena semua unta masuk dan merobohkan pagar, masuk ke sekitar rumah dan mencoba mendapatkan air melalui AC,” kata Marita Baker.

Unta tersebut bukan asli Australia —mereka dibawa oleh pemukim Inggris dari India, Afghanistan, dan Timur Tengah pada abad ke-19.

Perkiraan jumlah unta berbeda-beda tetapi diperkirakan ada ratusan ribu unta di seluruh bagian tengah negara itu.

Unta-unta itu bisa merusak pagar, peralatan pertanian dan permukiman, dan juga minum air yang dibutuhkan oleh orang-orang yang tinggal di sana. Mereka juga mengeluarkan metana, gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Petugas pemadam kebakaran di New South Wales, Australia, berusaha memadamkan kebakaran lahan. [Reuters]

Kebakaran hutan di Australia telah menewaskan sedikitnya 25 orang sejak September 2019.

Sekitar 2.000 rumah telah hancur. Australia bagian timur dan selatan terkena dampak terburuk — dan banyak hewan juga terbunuh dalam kebakaran. Peristiwa kebakaran selalu terjadi di Australia, tetapi tahun ini jauh lebih buruk dari biasanya musim ini.

Australia telah menjadi semakin panas selama beberapa dekade terakhir dan diperkirakan akan terus terjadi.

Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa iklim yang lebih panas dan kering ini akan menyebabkan kebakaran menjadi lebih sering dan lebih intens.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Yusaku Maezawa, Miliarder Jepang ini Sedang Cari Pasangan untuk Diajak Keliling Bulan

Box Office: Film Perang Dunia I ‘1917’ Puncaki Daftar, Kalahkan ‘Star Wars: The Rise of Skywalker