in ,

Majalah Arrajol Arab Saudi Pilih Presiden Jokowi Jadi Sampul dan Topik Utama

CakapCakap – Presiden Joko Widodo menjadi sampul majalah Arrajol, Arab Saudi untuk edisi bulan Mei 2019. Majalah gaya hidup dan milenial yang terbit bulanan ini memuat 14 halaman mengenai profil Jokowi.

Redaksi Majalah Arrajol, Arab Saudi ini punya alasan tersendiri mengapa memilih sosok Presiden Joko Widodo tampil sebagai sampul majalah tersebut.

Majalah gaya hidup bulanan Arab Saudi, Majalah Arrajol, memilih Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai sampul majalah edisi Mei 2019.[Dok. Istimewa/Dubes RI untuk Arab Saudi dan OKI Agus Maftuh Abegebriel]

Mengutip Tempo, Rabu, 22 Mei 2019, Dubes RI untuk Arab Saudi dan OKI Agus Maftuh Abegebriel mengatakan bahwa majalah ini sudah sering menampilkan tokoh-tokoh dunia yang sangat inspiratif seperti Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Mesir el-Sisi, Ulama muda Saudi yang moderat dan progresif Saleh al-Maghamisi, konglomerat perbankan Saudi Al-Rajhi, hingga Putra Mahkota Mohammed bin Salman. 

Inilah Alasan Majalah Arrajol Memilih Presiden Joko Widodo

“Dalam terbitan edisi Mei 2019, majalah ini memilih Presiden RI Joko Widodo sebagai tokoh inspiratif dengan mengupas lengkap kiprah Presiden Jokowi dalam 14 halaman,” menurut Dubes Agus Maftuh, yang juga sebagai staf pengajar UIN Sunan Kalijaga, dalam keterangannya kepada Tempo, 21 Mei 2019.

Dalam catatan redaksi di halaman pertama, tim redaksi Arrajol menjelaskan alasan mengangkat Presiden Jokowi sebagai topik utama. Menurut Dubes Maftuh yang mengutip catatan redaksi Majalah Arrajol, Presiden Jokowi dinilai sebagai presiden yang berasal dari rakyat biasa, tidak pernah mimpi dan berekspektasi menjadi pejabat apalagi presiden di sebuah negara Muslim terbesar dunia.

Majalah gaya hidup bulanan Arab Saudi, Majalah Arrajol, memilih Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai sampul majalah edisi Mei 2019.[Dok. Istimewa/Dubes RI untuk Arab Saudi dan OKI Agus Maftuh Abegebriel]

“Redaktur Arrajol menegaskan bahwa presiden yang berhasil terpilih kedua kalinya ini dikenal pribadi yang tawadluk (andap asor), murah senyum, berpihak ke rakyat kecil dan ‘Nadhafatal Yad’ (tangannya sangat bersih), tangan yang bersih dari korupsi dan bersih dari sifat zalim terhadap rakyatnya,” ungkap Maftuh Abegebriel.

“Di sampul majalah ini tertulis sebuah diksi yang puitis yang membikin kami terenyuh sekaligus bangga sebagai anak bangsa yang sedang menjalankan tugas sebagai pelayan WNI di Arab Saudi,” tambah Dubes Maftuh.

Tulisan tersebut berbunyi, “Rais Indonesia Joko Widodo: Isytu fi al-Kouh Taghmuruha al-Miyah, Wa Lam Ahlum bi Mansib Hakim Wilayah (Presiden RI Joko Widodo: Saya pernah hidup di rumah gubuk yang selalu kebanjiran, saya tidak pernah bermimpi menjadi pejabat).”

Majalah gaya hidup bulanan Arab Saudi, Majalah Arrajol, memilih Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai sampul majalah edisi Mei 2019.[Dok. Istimewa/Dubes RI untuk Arab Saudi dan OKI Agus Maftuh Abegebriel]

Dubes RI untuk Arab Saudi mengatakan Majalah Arrajol diterbitkan oleh Saudi Research and Marketing Group (al-Majmuah as- Su’udiyyah li al-abhas wa al-Taswiq) yang didirikan oleh putra Raja Salman, almarhum Pangeran Ahmad bin Salman bin Abdulaziz Al Saud pada tahun 1987.

“Dia adalah saudara kandung dari Pangeran Sultan bin Salman bin Abdulaziz yang Alhamdulilah saya mempunyai kedekatan pribadi dengan Pangeran yang dikenal sebagai astronot Timur Tengah pertama kali” tegas Dubes Agus Maftuh.

Dalam Majalah Arrajol, yang dikenal sebagai majalah populer untuk gaya hidup dan kalangan milenial Arab Saudi, Presiden Jokowi memaparkan tentang Indonesia yang majemuk dan harmonis, sikap Indonesia terhadap terorisme, sampai menceritakan kisah awal hidupnya sebelum menjadi abdi negara.

Source: Tempo

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

One Ping

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Bingung Mau Kasih Kado untuk Orang Tua? Ini Dia 7 Ide Hadiah Spesial Saat Lebaran

Ternyata Ini 6 Teknologi yang Dibutuhkan untuk Membangun Jaringan 5G