in ,

Layani TBC dengan Inovasi, Perawat Berprestasi dari Gorontalo Ini Terbang ke Swiss

CakapCakap – Siapa bilang kalau putera daerah tidak bisa berinovasi? Mungkin ada banyak Cakap People merasa bahwa anak yang selamanya tinggal di daerah tidak dapat mengembangkan diri, karena banyak sekali keterbatasan. Tapi percayalah, bahwa orang yang tinggal di daerah pun punya kesempatan untuk berinovasi, salah satunya adalah Vionita Isa yang merupakan pemudi asal Gorontalo. Bagaimana ceritanya?

World Health Assembly
http://g2h2.org/wp-content/uploads/2017/05/sideeventlogo.png

Cerita membanggakan datang dari Vionita, seorang perawat asal Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo yang berprestasi dan akan mewakili Indonesia ke World Health Assembly ke-72 (WHA72) di kota Jenewa, Swiss. Perjalanan yang berbuah hasil yang membanggakan ini bukanlah instan, karena Vionita harus melewati seleksi dan persiapan yang panjang. Awalnya, dia mengikuti seleksi perawat teladan tingkat Nasional yang kebetulan pada tahun 2018 dilaksanakan di Gorontalo, provinsinya sendiri. Dalam seleksi tersebut, Vionita membawa ide inovasi kesehatan berupa pos penanggulangan tuberkulosis (TBC) untuk kesehatan masyarakat yang sulit menjangkau puskesmas. Fenomena ini memang masih banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia, yakni dengan akses yang terbatas menuju fasilitas kesehatan, di tingkat desa atau kecamatan sekalipun.

Dalam pemaparannya, di kawasan tempat Vionita tinggal, ada tiga kelurahan di Puskesmas Limboto yang masuk dalam kategori sulit, yakni Tilihuwa, Polohungo, dan Malahu. Keprihatinan ini membuat Vionita mengeluarkan pos inovasi untuk mendekatkan akses pelayanan TBC. Dari inovasi ini, Vionita terpilih untuk mewakili Gorontalo ke tingkat Nasional. 

Vionita Isa
https://v-images2.antarafoto.com/perwakilan-perawat-indonesia-ke-wha72-prp1r8-prv.jpg

Ketika sudah berkompetisi di tingkat Nasional, 6 peserta terbaik diseleksi secara langsung oleh panitia di Jenewa, Swiss. Dan akhirnya, Menteri Kesehatan RI mengumumkan bahwa Vionita adalah satu-satunya wakil Indonesia yang akan berlaga di Swiss. Ismail Akase selaku Kepala Puskesmas Limboto menyampaikan kebanggaannya, bahwa staf di Puskesmas yang dia pimpin mampu membuat inovasi yang menakjubkan. Inovasi ini tidak hanya bermanfaat bagi Puskesmas disana, tapi juga bisa dibagikan hingga ke kancah Internasional. Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Provinsi menyampaikan kebanggaanya pula, melalui Dinas Kesehatan yang mendampingi Vionita hingga akhirnya berangkat ke Jenewa, Swiss.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

One Ping

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Selena Gomez, Orang dengan Pengikut Terbanyak Ketiga Ini Bilang Media Sosial Berbahaya Bagi Generasi Muda

Hobi Sepeda Motor Trail? Ini Pilihan Ban Baru untuk Kendaraanmu!