in

Bakal Kena Pajak di Indonesia, Ini Dia Jumlah Harta Kekayaan Pendiri Netflix saat Pandemi COVID-19

Pendapatan Netflix terus bertumbuh seiring pandemi COVID-19.

CakapCakap Cakap People! Pemerintah Indonesia bakal menarik pajak kepada perusahaan digital yang menyelenggarakan bisnis barang tidak berwujud atau pelaku usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) mulai 1 Juli 2020.

Rencana itu sudah diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum lama ini. Ia mengatakan bakal menarik pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen dari perusahaan digital tersebut.

Adapun salah satu yang bakal dikenakan pajak itu adalah layanan video streaming Netflix yang semakin naik daun, terlebih ketika pandemi COVID-19 tengah menguasai dunia saa ini. Lalu, kira-kira berapakah harta kekayaan pendiri Netflix?

Pendiri Netflix, Reed Hastings. [Foto: Dictio]

Menurut laporan Warta Ekonomi yang mengutip dari Forbes, pada hari Senin, 18 Mei 2020, kekayaan pendiri Netflix, Reed Hastings bertambah dari 4,8 miliar dolar AS menjadi 5 miliar dolar AS atau setara Rp74,3 triliun, berkat pelanggan Netflix yang terus bertambah di tengah perintah di rumah aja.

Padahal, tahun lalu kekayaan Reed Hastings sempat turun USD 850 juta menjadi 3,4 miliar dolar AS dari 4,25 miliar dolar AS.

Namun, berkat pendapatan Netflix yang melonjak dari 5,5 miliar dolar AS (Rp85,5 triliun) pada triwulan IV tahun 2019 menjadi 5,8 miliar dolar AS (Rp 90,2 triliun) pada triwulan I 2020. Angka itu tentu saja juga menambah kekayaan Reed Hastings sehingga semakin bertumbuh.

Ilustrasi seseorang sedang nonton. [Foto: Pixabay]

Pendapatan Netflix di triwulan I 2020 ini meningkat 27,6 persen dibanding tahun lalu di periode yang sama. Hal ini juga berbanding lurus dengan bertambahnya pelanggan berbayar Netflix yang jumlahnya menjadi 182,9 juta pelanggan berbayar.

Terbukti bahwa meskipun banyak orang yang kesal dengan virus corona, tetapi masih ada berkah bagi segelintir orang di dalamnya!

Sekedar diketahui, berdasarkan data yang dihimpun oleh Worldometers, Sabtu, 23 Mei 2020, pukul 09.52 WITA, virus corona telah menginfeksi lebih dari 5,3 juta orang di seluruh dunia. Virus ini juga telah merenggut hampir 340 ribu jiwa dan sebanyak lebih dari 2,1 juta orang dinyatakan pulih.

Virus corona baru ini telah menyebar dan mencapai ke 213 negara dan wilayah di seluruh dunia serta dua kapal pesiar yang beroperasi secara internasional.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Resep Kue Kacang Untuk Lebaran

Ternyata Ini Dia Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa, Kamu yang Mana?