in ,

Atasi Angka Kelahiran yang Merosot Tajam, Jepang Bikin Aplikasi Kencan Khusus!

Selama 8 tahun berturut-turut, angka kelahiran di sana semakin merosot tajam.

CakapCakapCakap People! Jepang membuat sebuah aplikasi kencan khusus. Pasalnya, negara itu masih terus berusaha untuk mengatasi masalah penurunan angka kelahiran ekstrem yang melanda negara tersebut.

Seperti diketahui, selama 8 tahun berturut-turut, angka kelahiran di negeri Sakura itu semakin merosot tajam. Bahkan, menurut survei terbaru, menemukan fakta bahwa lebih dari 68 persen pasangan suami istri tidak melakukan hubungan suami-istri. Lalu, generasi mudanya, enggan menikah atas banyak alasan.

Atasi Angka Kelahiran yang Merosot Tajam, Jepang Bikin Aplikasi Kencan Khusus!
Ilustrasi

Salah satu upaya terbaru yang kini dilakukan Pemerintah Tokyo, Ibu kota Jepang adalah dengan meluncurkan sebuah aplikasi kencan khusus, seperti Tinder. Aplikasi kencan tersebut akan resmi hadir pada awal musim panas ini.

Ini Persyaratan untuk Pengguna Aplikasi Kencan Jepang

Aplikasi kencan yang dibuat khusus oleh pemerintah Jepang ini berbeda dengan yang selama ini kita ketahui, misalnya Tinder. Di Tinder, semua orang bisa menggunakannya, tanpa perlu ribet-ribet mengisi ‘data khusus’.

Karena upaya pejabat Tokyo adalah untuk mengatasi masalah resesi seks yang serius, maka ada sederet persyaratan yang perlu dipenuhi sebagai bukti keseriusan mengikuti aplikasi kencan ini.

Menurut pejabat Tokyo, nantinya pengguna aplikasi kencan akan diminta untuk menyerahkan dokumentasi yang membuktikan bahwa secara hukum mereka masih lajang dan menandatangani surat yang menyatakan mereka bersedia untuk menikah.

Tak hanya itu saja, mereka yang ‘bermain’ aplikasi kencan ini akan diminta juga slip sertifikat pajak untuk membuktikan gaji tahunannya. Lalu, mereka juga akan diminta memasukkan 15 pertanyaan informasi pribadi, termasuk tinggi badan, latar belakang pendidikan, dan pekerjaannya setelah wawancara wajib dengan operator aplikasi.

Aplikasi Kencan sebagai ‘Dorongan Lembut’ dari Pemerintah untuk Warganya

Melansir The Independent, pemerintah Jepang rela menggelontorkan dana total 500 juta yen, untuk mempromosikan pernikahan melalui aplikasi dan proyek lainnya, sepanjang 2023-2024 ini.

Pejabat Tokyo mengatakan cara ini adalah bentuk dukungan untuk mereka yang ingin menikah, tapi tidak dapat menemukan pasangan.

“Kami berharap aplikasi ini, beserta hubungannya dengan pemerintah, akan memberikan rasa aman dan mendorong mereka yang selama ini ragu menggunakan aplikasi tradisional untuk mengambil langkah pertama dalam mencari pasangan,” kata seorang pejabat pemerintah Tokyo.

Klik DI SINI untuk melanjutkan membaca, Cakap People!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Kreasi Resep Blueberry Cake Sehat, Pakai Tepung Jagung

Kreasi Resep Blueberry Cake Sehat, Pakai Tepung Jagung

5 Kota Besar di Dunia yang Paling Bebas Macet, Semuanya di Amerika Serikat

5 Kota Besar di Dunia yang Paling Bebas Macet, Semuanya di Amerika Serikat