in

Sederet Fakta E-Commerce Raksasa Amazon yang Tak Banyak Diketahui Orang

Didirikan Jeff Bezos pada 1994

CakapCakap – Cakap People para pecinta teknologi tentu saja sudah mengetahui tentang salah satu perusahaan e-commerce raksasa dunia bernama Amazon. Perusahaan di bidang online marketplace ini berasal dari Amerika Serikat, yang didirikan oleh Jeff Bezos. Meskipun termasuk merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar dan terkenal di dunia, namun mungkin saja ada beberapa fakta tentang Amazon yang masih belum diketahui oleh banyak orang. Apakah sajakah itu? Ini ulasannya!

Amazon awalnya hanya toko online bernama Cadabra yang fokus menjual buku. Via ayobandung.com

Amazon didirikan pada tahun 1994 silam oleh Jeff Bezos, namun pada awalnya hanya toko online bernama Cadabra yang berfokus untuk menjual buku, seperti dilansir oleh laman Detik.com. Tapi, setelah belasan tahun, Amazon akhirnya berkembang pesat hingga menjdi toko online terbesar di dunia saat ini. Pada kuartal pertama tahun 2019 ini saja, perusahaan yang kini juga menawarkan keanggotaan Amazon Prime ini berhasil mencatatkan laba bersih yang mencapai Rp 51,5 triliun.

Nilai valuasi perusahaan pun kini sudah berhasil menyaingi perusahaan teknologi raksasa dunia, Apple. Pada tahun 2018 lalu, nilai valuasi Amazon mencapai 1 miliar dolar AS. Pencapaian ini pun hanya pernah diraih oleh sangat sedikit perusahaan, dan bahkan hampir menggeser Apple di posisi pertama. Sebuah pencapaian yang tidak mengherankan bagi Amazon memang. Sebagai gambaran, kini mereka bahkan sampai mengoperasikan banyak sekali gudang untuk melayani setiap transaksi. Sebagai e-commerce terbesar di dunia, ada 175 gudang yang dimiliki Amazon di seluruh dunia.

Sejak didirikan Jeff Bezos pada 1994, kini Amazon telah memiliki 175 gudang dan 150 ribu karyawan di seluruh dunia. Via geekwire.com

Tidak hanya itu saja, saat ini jumlah karyawan Amazon di seluruh dunia sudah mencapai lebih dari 150 ribu orang. Mungkin tidak banyak yang menyangka, ternyata jumlah tersebut tercatat paling tinggi dibandingkan perusahaan sekelas Google dan Alibaba. Namun, jumlah itu pun rupanya masih belum cukup untuk menjalankan seluruh operasional Amazon yang melayani transaksi di seluruh dunia. Baru-baru ini, Amazon pun membuka lowongan pekerjaan hingga mencapai 30 ribu posisi.

Lowongan karier Amazon di Amerika Serikat ini langsung dibanjiri begitu banyak pelamar. Terbukti, baru beberapa hari sudah ada 208 ribu orang yang melamar lowongan tersebut. Diperkirakan untuk setiap posisi ada sekitar 18 lamaran kerja yang masuk secara online setiap menitnya. Cakap People ikut melamar juga tidak?

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Luar Biasa! SpaceX Siapkan Bisnis Transportasi untuk Kirim Satelit ke Luar Angkasa

penyesalan pria menikah

3 Penyesalan Utama Yang Kerap Dimiliki Oleh Pria Yang Sudah Menikah