in ,

Sulsel Siapkan Ruang Isolasi Bintang Lima untuk Pasien COVID-19 dan 3 Hotel untuk Tenaga Medis

Selain menyiapkan ruang isolasi bintang lima bagi penderita COVID-19 yakni di RSUD Sayang Rakyat sebanyak 118 tempat tidur.

CakapCakapCakap People! Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyiapkan tiga hotel yang bisa digunakan tim medis COVID-19 untuk beristirahat.

Tiga hotel tersebut menyediakan ratusan kamar yang terbagi di tiga zona di Kota Makassar.

View this post on Instagram

Hari ini saya meninjau dua rumah sakit yang akan digunakan merawat pasien Covid19. RSUD Sayang Rakyat dilengkapi ruang isolasi dengan fasilitas lengkap dengan 118 tempat tidur dan alat kesehatan terbaru, kemudian di RS Khusus Daerah Dadi juga kita siapkan 19 tempat tidur khusus untuk melayani pasien isolasi Covid19. Kita juga menyiapkan fasilitas hotel bagi tenaga medis yang digunakan istirahat setelah melaksanakan tugasnya, Hotel Grand Sayang dan Hotel Soetomo kita siapkan untuk tenaga medis yang bertugas di rumah sakit sekitar Losari, ada pun hotel yang sudah kami siapkan bagi tenaga medis yang bertugas di sekitar wilayah Tamalanrea. Hotel tersebut akan disterilkan setiap saat, juga disediakan kebutuhan gizi yang baik untuk menunjang stamina para tenaga medis, ini kita lakukan mereka dapat melakukan tugasnya dengan baik sebagai garda terdepan menghadapi virus Covid19.

A post shared by Prof. Nurdin Abdullah (@nurdin.abdullah) on

Nurdin Abdullah menuturkan, jika Hotel Sutomo menyiapkan 51 kamar berada di zona satu yang bisa digunakan tim medis Covid-19 yang bertugas di RS Pelamonia, RSKD Dadi dan RS Akademis.

Sedangkan, kata dia, Grand Sayang Park Hotel menyiapkan 100 kamar berada di zona dua yang bisa digunakan tim medis COVID-19 yang bertugas di RSUD Haji Makassar, RSUD Labuang Baji.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kedua dari kanan) saat meninjau RS Sayang dan Hotel yang disiapkan untuk tenaga medis. [Foto: Instagram @nurdinabdullah]

Sementara untuk zona tiga yakin RS Pendidikan Unhas, RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dan RS Private Care Center (PCC) disediakan pula 38 kamar di Grand Puri Printis Hotel.

“Pemilik Hotel Sutomo ini (Samoel) betul-betul menyiapkan untuk para medis, dokter perawat dari rumah sakit tidak langsung pulang ke rumah, mereka standby disini (Hotel Sutomo). Ini betul-betul dia sumbangkan selama Covid-19 belum redah. Tempat ini kita gunakan dan kita akan bikin zona,” jelas Nurdin Abdullah, Kompas melaporkan.

Selain menyiapkan hotel bagi tim medis, Nurdin Abdullah juga menyiapkan ruang isolasi bintang lima bagi penderita COVID-19 yakni di RSUD Sayang Rakyat sebanyak 118 tempat tidur.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat meninjau RS Sayang dan Hotel yang disiapkan untuk tenaga medis. [Foto: Instagram @nurdinabdullah]

Dia menjelaskan, ruangan ini sebelumnya merupakan ruangan perawatan anak dan sementara direnovasi menjadi ruang isolasi dengan anggaran sebesar Rp 14 miliar.

Sedangkan untuk anggaran fasilitas atau alat kesehatan ditaksir mencapai Rp 11 miliar. Total keseluruhan untuk ruang isolasi berbintang lima sebesar Rp 25 miliar.

“Ini kita mau buat ruangan isolasi yang berbintang lima untuk pasien COVID-19. Ruang isolasi berbintang lima ini dipersiapkan tempat tidur yang nyaman, kamar mandi yang paling bagus, fasilitas seperti TV, AC, WiFi, alat pembunuh kuman dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya,” pungkasnya.

SARS-CoV-2 (digambarkan dalam warna kuning) terdiri dari partikel-partikel yang jauh lebih kecil daripada sel-sel yang menyusun jaringan manusia atau hewan (digambarkan di sini dengan warna biru dan ungu)

Seperti diketahui, per Jumat, 27 Maret 2020, untuk data pasien positif virus corona di Sulawesi Selatan terdapat penambahan sebanyak 2 orang sehingga total pasien positif COVID-19 menjadi 29 orang.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Loading…

0

Comments

0 comments

Rilis Film Wonder Woman 1984 Ditunda Akibat COVID-19, Ini Jadwalnya!

Malaysia Gratiskan Internet Mulai 1 April, Lockdown Wilayah Diperpanjang Hingga 14 April