in

Ternyata Tetris Punya Juara Dunia, Masih Remaja 16 Tahun Lho!

Joseph Saelee ketika bertanding di final Tetris Classsic World Champion 2018 dan berhasil keluar sebagai juara. Via nextshark.com

CakapCakap – Ada yang tahu dengan permainan digital Tetris? Cakap People ada yang pernah coba memainkannya? Meskipun game yang satu ini hadir dan dikenal banyak orang di era 1990-an, tapi hingga saat ini Tetris masih banyak dimainkan dalam berbagai perangkat teknologi permainan, juga termasuk di ponsel cerdas. Nah, saking terkenalnya game satu ini, ternyata ada pula kompetisinya di level internasional lho! Belum lama ini, telah berhasil terpilih sang juara dunia Tetris yang terbaru.

Joseph Saelee ketika bertanding di final Tetris Classsic World Champion 2018 dan berhasil keluar sebagai juara. Via nextshark.com

Juara dunia Tetris ini ternyata masih seorang remaja berusia 16 tahun. Seperti dikutip dari laman MediaIndonesia.com, Selasa (23/10/2018), dia bernama Joseph Saelee, dan berhak menyandang gelar ‘Tetris Classsic World Champion 2018’ setelah mengalahkan juara bertahan Jonas Neubauer dalam pertandingan tiga ronde. Saelee sendiri sempat terkendala karena tidak mendapatkan balok berbentuk lurus untuk menyelesaikan permainannya. Namun, dia bisa mengatasinya dan menang.

Saelee yang relatif masih baru dalam game Tetris membuatnya mendapat banyak perhatian. Apalagi sebelumnya sang lawan, Neubauer pernah memenangkan 7 dari 8 kejuaraan Tetris dunia. Namun, Saelee mampu membuktikan kemampuan hingga memenangkan kejuaraan dunia dengan catatan 934.880 poin, setelah sebelumnya meraih angka terbaik 746.212 hanya dalam 7 bulan. Meski hadiah yang didapat tidak sebesar turnamen e-sports lain, hanya Rp 15 juta, namun Saelee tetap bangga.

Permainan digital Tetris yang sangat booming sejak era 1990-an. Via youtube.com

Permainan Tetris sendiri pertama kali dirilis pada 6 Juni 1984, seperti dikutip dari laman Kompas.com belum lama ini. Penciptanya adalah seorang insinyur perangkat lunak bernama Alexey Pajitnov di Rusia. Ketika itu, dia bekerja untuk Pusat Komputasi Dorodnitsyn dari Akademi Ilmu Pengetahuan Soviet, sebuah pusat penelitian dan pengembangan di Moskow yang dibuat pemerintah setempat. Pajitnov sendiri pun ternyata terinspirasi oleh permainan puzzle lokal yang disebut ‘Pentominoes’.

Sejak itu, Tetris pun terus mengalami perkembangan, dimulai sejak perancang dan penerbit video game Henk Rogers merilisnya untuk PC dan NES di Jepang. Kemudian, Tetris pun mendapat sukses pada versi Game Boy yang dirilis pada 1989. Dalam era digital, permainan ini pun banyak dimainkan di media sosial Facebook dan diunduh pada perangkat selular. Nah, Cakap People mau coba Tetris?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Harganya Turun Rp 10 Juta Tiap Pekan, Beli Rumah di Australia Saja!

Andai Film Dilan 1990 Di-remake Versi Korea, 5 Idol K-Pop Ini Cocok Jadi Pemerannya!