in

Kecanduan Belanja Online? Ini Cara Mengatasinya!

CakapCakap – Belanja adalah salah satu aktivitas yang sangat mengasyikkan. Terlebih saat ini agenda belanja dipermudah dengan hadirnya toko berbasis online. Pasti Cakap People punya aplikasi untuk belanja online bukan? Agaknya aplikasi tersebut memang menjadikan kita lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan.

Namun, tak hanya kebutuhan saja. Melainkan keinginan pun juga makin mudah didapatkan. Sehingga mayoritas orang jadi kecanduan untuk belanja online kendati tak memerlukan barang tersebut. Apalagi jika sedang ada diskon, maka kamu bisa saja jadi kalap mata. Lantas, bagaimana cara menyingkirkan rasa kecanduan terhadap belanja online? Ikuti langkahnya berikut ini!

1. Pasang anggaran

Tetapkan anggaran belanja via Magazine.job-like.com

Berapa pendapatan yang kamu peroleh tiap bulannya? Upayakan untuk senantiasa menetapkan budget pengeluaran. Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Tentukan budget untuk pengeluaran rutin, seperti belanja bulanan serta menabung. Sisihkan pula untuk keinginan namun jangan terlalu banyak. Pentingkan terlebih dahulu kebutuhan. Baru selanjutnya keinginan. Jika dirasa budget untuk membeli keinginan sudah habis, maka jangan memaksakan diri untuk memenuhinya lagi. Sebab hal ini dapat menjadikan budget keinginan kamu membengkak

2. Matikan notifikasi aplikasi

Nonaktifkan notifikasi aplikasi via Ekonomi.kompas.com

Terkadang karena ada notifikasi dari toko online, kamu jadi tergerak untuk membukanya. Apalagi jika notifikasi tersebut berkaitan dengan promo atau cuci gudang. Sontak saja kamu akan jadi kalap mata karenanya. Oleh karena itu, kamu dianjurkan untuk mematikan notifikasi toko online tersebut. Sehingga kamu hanya akan membukanya jika benar-benar membutuhkan.

3. Buat jadwal belanja

Susun jadwal belanja via Cermati.com

Disiplin terhadap diri sendiri sangat diperlukan. Terlebih dalam hal keuangan. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk membuat jadwal khusus untuk belanja, apalagi saat berbelanja online. Misalnya saja hanya belanja sekali dalam 1 minggu. Mungkin awalnya akan sulit. Namun lama-lama kamu akan terbiasa karenanya.

4. Pisahkan mana yang kebutuhan dan keinginan

Daftar kebutuhan yang perlu disusun via Review.bukalapak.com

Hal yang satu ini penting untuk kamu lakukan. Sebab dengan demikian kamu jadi lebih mudah membedakan mana yang benar-benar dibutuhkan serta mana yang hanya keinginan semata. Prioritaskan kebutuhan dibanding keinginan. Sehingga kendati ada promo namun kamu tak akan mudah tergiur.

Beberapa tips di atas memang terbilang sulit untuk dijalankan. Namun jika kamu sudah menanamkan niat, maka segalanya bisa berjalan dengan mudah Cakap People. Apabila kamu tidak mengerem kebiasaan berbelanja ini maka pengeluaran bisa membengkak. Jika sudah demikian kamu akan kalang kabut mencari dana tambahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

GTCI Rilis 10 Negara dengan Bidang Kewirausahaan Terbaik Dunia, Indonesia di Posisi Berapa?

Indonesia Punya 21 Sensor Deteksi Dini Serangan Siber, Negara Lain?