in ,

Efek Tes Nuklir 2017, Korea Utara Diguncang Gempa Hingga 2019

CakapCakap – Korea Utara adalah salah satu negara di dunia yang getol belajar dan beruji coba tentang nuklir. Tahun 2017 lalu, Korea Utara melakukan uji coba nuklir yang keenam, dengan kekuatan yang cukup kuat, bahkan menjadi uji coba nuklir yang paling kuat selama debut negara ini. Bahkan kabarnya, uji coba ini bisa memicu gempa bumi di Korea Utara hingga tahun ini, 2019. Benarkah demikian?

Gempa Korut terjadi di kawasan Uji Coba Nuklir 2017 via https://www.jejaktapak.com/wp-content/uploads/2016/09/gempa-korea-e1473387424271.jpg

KMA atau badan Administrasi Meteorologi Korea Selatan menyebutkan bahwa pada 2 Januari 2019 kemarin terjadi gempa bumi bermagnitudo kecil di kawasan provinsi Hamgyong Utara, Korea. Mereka menyebutkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh peledakan bom nuklir di bawah tanah, yang sudah mereka lakukan sejak September 2017.

Dengan perkiraan hasil ledakan sebesar 160 kiloton, Kementerian Pertahanan Jepang menyebutkan bahwa ledakan tersebut menciptakan ledakan awal sebesar 6,3 SR pada tahun 2017 lalu, dan akan menimbulkan serangkaian gempa susulan yang skalanya kecil.

Banyak ahli seismologi di KMA menyatakan bahwa di Korea Utara, tidak ada lintasan garis patahan utama. Oleh sebab itu, hampir tidak akan ada gempa bumi yang terjadi, terutama dengan kekuatan besar seperti itu. Karena gempa yang terjadi ada di kawasan Punggye-ri, maka bisa dipastikan bahwa gempa tersebut adalah efek dari uji coba nuklir 2 tahun yang lalu.

Kawasan Punggye-ri adalah lokasi ujicoba nuklir di Korea Utara. Rabu 2 Januari lalu, gempa yang terjadi berkekuatan 2,8 SR, berada di kedalaman 7,5 mill atau sekitar 12 kilometer dibawah permukaan laut. Lokasi yang merasakannya adalah sekitar radius 11 kilometer dari kawasan Punggye-ri.

Uji Coba Nuklir di Korea Utara via https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/24QUAcrdc3cZq7XkN2jbKa1kZnU=/640×360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/833654/original/005667400_1426972192-365178-3d1e9116-cf38-11e4-b984-a9aecfa33688.jpg

Uniknya, gempa 2 Januari 2019 lalu terjadi tepat satu hari setelah pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un menyatakan sebuah tekad. Korut tidak akan lagi membuat, menguji, menggunakan, dan juga memperbanyak senjata nuklir. Sikap denuklirisasi yang dipidatokan pada malam tahun baru lalu tidak mempengaruhi efek yang sudah pasti terjadi di negara ini, dari uji coba nuklir yang sudah dilaksanakan di tahun-tahun sebelumnya, termasuk gempa yang terjadi sehari setelahnya.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published.

4 Game Seru yang akan Rilis Tahun 2019, Cocok untuk Gamer

Luar Biasa! Pria Belanda Bangun Bahtera Nuh dengan Biaya Rp 23 M