in

Awas, 8 Aplikasi Populer pada Android Ini Curi Data Pengguna! Ini Kerugiannya Buatmu

CakapCakap – Bicara soal teknologi, pastinya akan semakin membuat manusia dimudahkan dalam berbagai hal. Salah satunya soal telekomunikasi, kehidupan manusia sekarang ini begitu praktis dengan adanya smartphone. Bahkan saat ini keberadaan smartphone makin lengkap saja dengan beragam aplikasi bagi para penggunanya, Cakap People.

Tapi tahukah kamu kalau sebenarnya ada banyak aplikasi di ponsel cerdas Cakap People yang justru membahayakan. Tak hanya bagi ponsel tetapi juga bagi keamanan datamu. Rupanya menurut lansiran Kompas, ada delapan aplikasi yang keberadaannya di hp justru mencuri data pengguna. Makanya kita tak boleh sembarangan mengunduh aplikasi ini ya, Cakap People. Lantas aplikasi apa saja?

Aplikasi android yang disinyalir melakukan kecurangan dengan pencurian data pengguna via Oketekno.com

Berdasarkan temuan firma analisis aplikasi Kochava yang terbaru, ada delapan aplikasi. Tujuh diantaranya dinaungi ‘Cheetah Mobile” yang merupakan perusahaan China yang tahun lalu masuk dalam daftar perusahaan publik di bursa New York Stock Exchange. Aplikasi tersebut antara lain:

  1. Clean Master diunduh satu miliar kali oleh pengguna
  2. Security Master diunduh 540 juta kali
  3. CM Launcher 3D yang diunduh 225 juta kali
  4. CM Locker diunduh 105 juta kali
  5. CM File Manager yang sudah diunduh 65 juta kali
  6. Battery Doctor telah diunduh 200 juta kali
  7. Cheetah Keyboard, 105 juta undahan

Sementara satu aplikasi lainnya adalah Kika keyboard. Tak kurang dari 205 juta pengguna mengunduh aplikasi ini melalui Google Play Store. Aplikasi curang ini kembangan “Kika Tech”yang juga perusahaan asal China dengan markas di Silicon Valley. Perusahaan ini juga dapat pendanaan dari Cheetah Mobile tahun 2016.

Rupanya kedua perusahaan ini mengeksploitasi izin pemakaian aplikasi. Sehingga dari sinilah mereka dapat melacak aplikasi apasa saja selanjutnya yang akan diunduh pengguna. Kemudian Cheetah Mobile dan Kika Tech mengelabuhi sistim dan mengklaim bahwa mereka yang sebabkan aplikasi lain tertentu diunduh. Wah, ini benar-benar curang Cakap People!

Ilustrasi aplikasi android via Kompas.com

Lantas untuk apa ini mereka lakukan hal ini? ini semata-mata demi dapatkan persenan (install bounty). Persenan ini biasanya diberikan pengembang aplikasi kepada mitranya yang membantu penetrasi pengguna baru. Besarannya 50 sen dollar AS setara Rp 7.200 hingga 3 dollar AS setara Rp 43.000 tiap satu unduhan.

Hal ini tentu saja akan berpengaruh pada kerugian para pengembang yang terlanjur memberikan install bounty kepada pihak yang tak semestinya mendapatkannya.  Pihak Google pun juga akan rugi lantaran tak mendapatkan persenan tersebut sebagaimana mestinya.

Sementara itu, pengguna juga akan dirugikan soal pengalaman penjajalan. Baterai perangkat dan data internet pengguna juga akan cepat habis karena aplikasi tersebut. ini disebabkan ada transaksi terjadi pada sistim tanpa sepengetahuan si pengguna.

Tak hanya itu, aplikasi bikinan Cheetah Mobile dan Kika Tech ini akan meminta permission lain, seperti merekam pengetikan teks dan memantau aktivitas download aplikasi. Sementara ini, dua aplikasi besutan Cheetah Mobile telah dibekukan oleh google Play Store, yakni Battery Doctor dan CM Locker. Sedangkan yang lain masih dalam proses penyidikan.

Wah, Cakap People sangat merugikan ya tindakan curang dari perusahaan Cheetah Mobile ini! pencurian data pengguna saja sudah jelas tindakan curang, apalagi demi menambah keuntungan mereka. Pengguna pun jelas dirugikan akibat unduhan aplikasi mereka. Kita juga tak tahu, kira-kira apalagi data yang diambil dari para pengguna? Kamu juga salah satu pengguna delapan aplikasi di atas?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Hormati Orang Lain, 4 Zodiak Ini Dikenal Menjunjung Tinggi Sopan Santun

Hati-Hati! Sering Menahan Kencing Bisa Tingkatkan Risiko Infeksi