in ,

10 Hal tentang Ueno Park untuk Liburan Musim Semi di Jepang

Jelang musim semi di Jepang, Ueno Park menjadi tempat wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Tokyo, Jepang. Alasan utamanya, selain menyaksikan keindahan bunga sakura yang mekar di musim semi, taman ini memiliki banyak bangunan unik dan menarik di sekitarnya. Tak hanya itu, ternyata ada beberapa hal yang cukup misterius mengenai Ueno Park yang bisa mengundang rasa penasaran bagi mereka yang pertama kali akan mengunjunginya.

Kalau kamu salah satu orang yang akan liburan musim semi di Tokyo dan memasukkan Ueno Park ke dalam jadwal perjalananmu, yuk cari tahu 10 Hal tentang Ueno Park untuk liburan Musim Semi:

1. Patung Ikon Ueno Park

Patung Ikon Ueno Park via https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Statue_of_Saigo_Takamori,_Ueno_Park,_Tokyo.jpg

Saat memasuki Ueno Park maka kamu akan melihat patung seorang pria dengan seekor anjing. Ternyata ini bukan sembarang patung lho! Ini adalah patung perunggu dari Takamori Saigo. Ia adalah seorang ahli samurai yang terkenal di abad ke-19. Lalu mengapa di patung itu ia bersama seekor anjing? Ternyata hal itu berdasarkan fakta akan kegemarannya pergi berburu bersama dengan anjing peliharaannya.

2. Spot Bunga Sakura Terkenal di Tokyo

Spot bunga sakura terkenal di Jepang yang terdiri sekitar 1200 pohon via http://www.hi-no-moto.com/2015/04/cherry-blossom-splendor-hanami-2015.html

Kalau tujuan utamamu ke Jepang untuk melihat mekarnya bunga sakura alias cherry blossom maka Ueno Park wajib ada dalam jadwalmu. Di sini kamu bisa menyaksikan sekitar 1.200an pohon sakura lho! Banyaknya pohon sakura di taman ini karena dulunya terdapat sebuah kuil yang disebut Kan’ei-ji Temple dan orang yang mendirikan kuil ini ingin agar di sekitarnya ditanami pohon sakura dari Kyoto. Di sekitar kuil juga terdapat makam untuk shogun. Selama periode sakura, pemilik kuil mengijinkan orang-orang untuk berkunjung, sekaligus menikmati keindahan bunga sakura.

3. Kawasan Taman Sering Disebut juga sebagai Gunung Ueno

Kawasan Taman sering disebut sebagai Gunung Ueno via https://livejapan.com/en/in-ueno/article-a0000011/?sc_cid=scl_fb_lj_en_20180208_03

Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa disebut “gunung” kalau sebenarnya tidak ada gunung di sekitar taman? Meski berada di daerah yang terlihat datar, secara geografis Ueno Park berada di dataran tinggi atau tanah yang lebih tinggi dan disebut Uenodai. Itulah mengapa taman ini sering juga disebut sebagai ‘gunung Ueno’.

4. Patung Wajah Budha

Patung wajah Budha sepanjang 6 meter via http://experiencetokyo.net/ueno-park-daibutsu-buddha-statue-surviving-all-odds/

Kalau kamu pernah melihat patung Budha lengkap dengan tubuhnya, maka di Ueno Park, kamu bisa mendapati patung Budha yang hanya bagian wajahnya saja. Saat dibuat di tahun 1631, patung ini memiliki panjang sekitar 6 meter dan lengkap mulai dari kepala hingga kaki. Namun karena terjadi bencana alam termasuk gempa bumi, maka bagian tubuhnya hancur tetapi bagian wajahnya tidak. Itulah sebabnya patung ini popular di kalangan pelajar yang biasanya datang untuk berdoa menjelang ujian dengan harapan agar mereka bisa sukses menghadapi sulitnya ujian.

5. Anjing Rakun Menjadi Dewa

https://hiveminer.com/Tags/park,tanuki

Di kuil Ueno Toshogu yang termasuk dalam kawaan Ueno Park, seekor anjung rakun (Tanuki) diabadikan sebagai dewa. Banyak pelajar yang datang untuk berdoa sebagai persiapan diri menghadapi ujian. Nama Tanuki sendiri bermakna “unggul dalam melawan orang lain”.

6. Banyak Museum di Dalamnya

Terdapat banyak museum di Ueno Park via https://livejapan.com/en/in-ueno/article-a0000011/?sc_cid=scl_fb_lj_en_20180208_03

Tak hanya aktivitas outdoor yang bisa kamu lakukan saat mengunjungi Ueno Park tapi juga aktivitas indoor khususnya bagi pencinta museum. Boleh dibilang Ueno Park telah menjadi area museum, seperti Museum Nasional Alam dan Ilmu Pengetahuan (the National Museum of Nature and Science) yang merupakan museum representatif. Lalu ada ‘Japan Gallery’ dimana terdapat boneka anjing yang menjadi model dalam film “Hachiko”.

7. Belajar Kehidupan Jepang Masa Lalu di Shitamachi

Di sekitar Ueno Park terdapat museum Shitamachi via https://en.wikipedia.org/wiki/Shitamachi_Museum

Di sekitar Ueno Park terdapat Shitamachi, sebuah museum yang di dalamnya terdapat rumah-rumah kuno Jepang di masa lalu. Kamu bisa belajar tentang sejarah dan kehidupan masa lalu orang-orang Jepang di museum ini.

8. Pulau di Telaga Shinobazu

Di tengah-tengah taman terdapat telaga Shinobazu dan ada pulau Nakanoshima via https://www.japan-guide.com/blog/sakura12/120409_tokyo.html

Di tengah-tengah taman terdapat telaga Shinobazu dan ada pulau Nakanoshima di seberangnya. Untuk mencapai pulau itu, kamu bisa melewati jembatan ataupun naik perahu. Sementara itu di masa lalu, tepatnya di tahun 1630an, pulau itu hanya bisa dicapai dengan naik perahu. Banyak orang Jepang yang berkunjung ke sini untuk berdoa menjelang ujian, menjelang menikah, ataupun untuk mendapat keberuntungan dalam hidupnya.

9. Kebun Binatang

Ada kebun binatang Ueno Zoo via https://id.pinterest.com/pin/395261304769483079/?autologin=true

Kebun binatang di Ueno Park menjadi kebun binatang pertama di Jepang yang dibangun di tahun 1882. Awalnya kebun binatang ini tidak dibuka untuk umum. Namun di tahun 1924 saat Kaisar Showa menikah, ia pun memperingatinya dengan membuka kebun binatang ini untuk umum.

10. Lapangan Bisbol

Terdapat lapangan bisbol via https://livejapan.com/en/in-ueno/article-a0000011/?sc_cid=scl_fb_lj_en_20180208_03

Di dalam Ueno Park terdapat lapangan bisbol yang dibangun untuk mengenang Masaoka Shiki, seorang penyair haiku popular yang gemar bermain bisbol di Ueno Park semasa hidupnya.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Sakit Hati karena Dipecat? Ini 5 Hikmah yang Bisa Kamu Pelajari

Miris, Begini Fakta Kehidupan Jepang yang Nggak Seindah Bayangan